Crypto: Perisai Perlindungan Terhadap Kebijakan Buruk Dari Washington – Perspektif Dari JD Vance

Dalam sebuah pidato baru-baru ini, Senator JD Vance mengemukakan pandangan yang menarik: mata uang kripto (cryptocurrency) adalah sebuah “perisai perlindungan” (hedge) terhadap kebijakan ekonomi yang keliru dari Washington.

Menurut Mr. Vance, keberadaan dan perkembangan crypto tidak hanya sekadar fenomena teknologi atau tren investasi baru. Sebaliknya, itu mencerminkan peningkatan kehilangan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kebijakan moneter tradisional. Ketika inflasi meningkat, pengeluaran publik yang tidak terkendali dan keputusan fiskal yang tidak bertanggung jawab terus diambil dari Washington, banyak orang Amerika – terutama generasi muda – mulai mencari Bitcoin dan jenis mata uang kripto lainnya sebagai tempat perlindungan nilai.

Mr. Vance berpendapat bahwa crypto adalah perwujudan dari kebutuhan kebebasan finansial dan perlindungan aset dari campur tangan berlebihan dari negara. Dalam konteks USD yang mungkin melemah karena kebijakan pencetakan uang yang berlebihan, aset terdesentralisasi seperti Bitcoin berfungsi seperti emas – sebagai tempat untuk melindungi nilai dari devaluasi dan risiko sistemik.

Pandangan ini dari JD Vance sejalan dengan apa yang disebut para investor sebagai “hedge terhadap pembuatan kebijakan yang buruk” – yaitu menggunakan crypto sebagai alat untuk mengurangi risiko terhadap kebijakan fiskal atau moneter yang tidak berkelanjutan.

Di masa depan, peran crypto akan semakin jelas tidak hanya sebagai teknologi inovatif, tetapi juga sebagai alat untuk menyeimbangkan kekuatan antara negara dan masyarakat dalam bidang keuangan. Pernyataan JD Vance sekali lagi menegaskan bahwa: crypto bukan hanya aset spekulatif – tetapi juga simbol pilihan, kebebasan, dan perlawanan yang sah terhadap risiko kebijakan.

$BTC $XRP