Saat dunia kripto terus berkembang, topik yang sedang tren hari ini di Binance Square, #CEXvsDEX101, telah menarik perhatian jutaan pengguna. Dengan lebih dari 6 juta tampilan, diskusi ini menjelaskan perbandingan penting antara Bursa Terpusat (CEX) dan Bursa Terdesentralisasi (DEX). Topik ini sangat relevan bagi investor baru yang mencoba memahami di mana untuk berdagang dengan aman dan efektif.
Bursa terpusat seperti Binance, Coinbase, dan Kraken dikelola oleh perusahaan dan menawarkan antarmuka yang ramah pengguna, likuiditas yang lebih tinggi, dan dukungan pelanggan. Fitur-fitur ini menjadikan CEX ideal bagi pemula. Namun, mereka mengharuskan pengguna untuk mempercayai platform dengan dana dan data pribadi mereka, yang dapat menimbulkan risiko dalam hal peretasan atau penindakan regulasi.
Di sisi lain, Bursa Terdesentralisasi seperti Uniswap, PancakeSwap, dan dYdX beroperasi tanpa perantara. Mereka menawarkan pengguna kontrol penuh atas dompet kripto mereka dan dianggap lebih tahan terhadap sensor. Meskipun DEX memberikan manfaat privasi dan keamanan, mereka sering kali memiliki likuiditas yang lebih rendah dan lebih sulit dinavigasi bagi pendatang baru, yang dapat menyebabkan kesalahan mahal jika pengguna tidak berhati-hati.
Diskusi yang sedang berlangsung di bawah #CEXvsDEX101 mencerminkan minat yang semakin berkembang dalam keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan kedaulatan pengguna. Saat Bitcoin juga mencapai rekor tertinggi baru di atas $110.000, komunitas kripto sedang memikirkan kembali bagaimana dan di mana mereka ingin berinvestasi dan berdagang. Apakah Anda seorang pemula atau trader berpengalaman, memahami pro dan kontra dari CEX dan DEX kini lebih penting dari sebelumnya dalam membuat keputusan kripto yang cerdas.