#Liquidity101
š§ Apa Itu Liquidity?
Liquidity = Seberapa mudah dan cepat kamu bisa beli atau jual aset tanpa mengubah harga terlalu banyak.
š Contoh Sederhana:
Tinggi likuiditas:
Kamu jual 1 BTC di Binance ā langsung laku di harga pasar tanpa ngubah harga.
Rendah likuiditas:
Kamu jual token kecil yang jarang diperdagangkan ā harga bisa anjlok karena nggak ada pembeli atau order book tipis.
š§© Kenapa Liquidity Itu Penting?
ā 1. Eksekusi Cepat
Order kamu bisa langsung match dengan pembeli/penjual lain.
š° 2. Spread Kecil
Selisih antara harga beli (bid) dan jual (ask) jadi kecil ā lebih efisien.
š 3. Minim Slippage
Kamu nggak ākagetā lihat harga berubah saat order dieksekusi.
ā ļø 4. Aman dari Manipulasi
Di pasar likuid, lebih susah untuk āgorengā harga karena volume besar diperlukan.
š Di Mana Kita Bisa Lihat Liquidity?
Di CEX: lihat order book (seberapa banyak dan tebal antrian beli/jual).
Di DEX: lihat liquidity pool (jumlah token yang tersedia di pool, misalnya USDT-ETH pool).
Di CoinGecko/CoinMarketCap ā ada info liquidity score dan volume harian.
šØ Risiko Rendah Likuiditas
Slippage besar = harga anjlok saat kamu jual.
Sulit exit saat harga turun.
Lebih mudah kena rug pull di token kecil yang tidak likuid.
š§ Tips:
Selalu cek likuiditas sebelum beli token (terutama di DEX).
Hindari token yang volumenya kecil atau pool-nya sepi.
Untuk trading aktif, fokus ke aset yang likuid tinggi seperti BTC, ETH, atau stablecoin pair.

