#TradingMistakes101 Kesalahan Trading 101:
Tidak memiliki rencana trading:
Sebuah rencana trading harus mencakup strategi masuk dan keluar, manajemen risiko, ukuran posisi, dan tujuan keuntungan.
Tidak mengelola risiko:
Menetapkan batas kerugian (stop-loss) dan mengelola modal dengan benar adalah penting untuk menghindari kerugian yang signifikan.
Tidak melakukan penelitian:
Sebelum melakukan transaksi apa pun, penting untuk meneliti aset, riwayatnya, dan tren pasar.
Berdagang secara emosional:
Impulsivitas dan emosi dapat menyebabkan keputusan yang salah.
Tidak memiliki tujuan yang jelas:
Mendefinisikan tujuan keuntungan dan risiko sangat penting untuk memiliki visi yang jelas tentang apa yang dicari dalam trading.
Overdispersi:
Tidak berkonsentrasi pada pasar tertentu dapat menyulitkan pengembangan pengalaman dan keterampilan.
Melanjutkan operasi yang rugi:
Menambah modal pada operasi yang sudah rugi alih-alih menutup posisi dan mengurangi kerugian adalah kesalahan umum.
Meningkatkan risiko dengan keberhasilan:
Meningkatkan taruhan setelah operasi yang sukses tanpa memiliki strategi manajemen risiko yang jelas dapat menyebabkan kerugian yang signifikan.
Overtrading:
Melakukan terlalu banyak transaksi tanpa memiliki strategi yang jelas dapat mengaburkan perhatian dan meningkatkan risiko.
Tidak mengambil keuntungan:
Berhenti mengambil keuntungan saat mencapai tujuan dapat menyebabkan kehilangan kesempatan untuk mengamankan keuntungan.
Mengubah rencana trading selama operasi:
Tidak mengikuti rencana trading yang asli dapat menyebabkan kebingungan dan keputusan impulsif.
Tidak memiliki kesabaran:
Ketidaksabaran dapat menyebabkan keputusan terburu-buru dan tidak menunggu kesempatan yang tepat.
Tidak memiliki disiplin:
Kurangnya disiplin dapat menyebabkan pelanggaran aturan rencana trading dan pengambilan keputusan yang salah.