Saya dulu berpikir grafik hanyalah pola—kepala dan bahu, puncak ganda, RSI dan MACD. Tetapi kemudian saya menyadari setiap lilin menceritakan kisah tentang ketakutan, keserakahan, dan keraguan. Dukungan dan resistensi bukan hanya angka—mereka adalah ambang psikologis. Belajar membaca volume mengajarkan saya kapan minat itu nyata vs. kebisingan. Pola grafik bisa berbohong, terutama selama manipulasi, jadi sekarang saya selalu memperbesar dan memeriksa tren makro juga. Kesabaran, bukan presisi, menang dalam jangka panjang. Grafik adalah alat, bukan bola kristal. Kuasai konteks, bukan hanya indikator.