Tanggal: Juni 2025

Pada 7 Mei 2025, Velvet Crypto (VLV) secara resmi mengakhiri pencatannya di Binance, salah satu bursa cryptocurrency terbesar di dunia. Namun beberapa minggu kemudian, ribuan pengguna masih menanyakan pertanyaan yang sama:


Di mana dana kami?

Proyek Velvet belum merilis dana pengguna, tidak memberikan komunikasi yang jelas, dan telah meninggalkan seluruh komunitasnya dalam kegelapan. Bahkan lebih mengkhawatirkan: Binance tetap diam.


❓ Bagaimana Binance Bisa Mengizinkan Ini?

Binance membanggakan dirinya pada kepercayaan, keamanan, dan perlindungan pengguna. Tapi dalam kasus ini, muncul pertanyaan serius:

  • Mengapa Binance menyetujui penghapusan listing Velvet tanpa proses keluarnya yang transparan bagi pengguna?

  • Apa kewajiban proyek seperti Velvet terhadap pengguna setelah delisting?

  • Mengapa Binance belum campur tangan untuk memberi tekanan pada Velvet agar mengembalikan atau membuka dana?

  • Di mana akuntabilitas — untuk kedua belah pihak?

Ketika bursa mengizinkan proyek untuk terdaftar, mereka mendapatkan keuntungan dari volume perdagangan dan visibilitas. Tapi bukankah seharusnya ada tanggung jawab untuk melindungi pengguna yang menaruh kepercayaan dan dana mereka ke dalam proyek-proyek ini?

⚠️ Keheningan Velvet

Saluran sosial Velvet Crypto sebagian besar telah sepi. Tidak ada jadwal, tidak ada pernyataan publik, dan tidak ada pembaruan dompet. Dana banyak pengguna yang seharusnya mereka miliki — beberapa sudah memegang sejak fase awal — terjebak tanpa penjelasan.

Ini bukan hanya masalah Velvet lagi. Ini tentang kepercayaan pada platform terpusat, dan apakah mereka melakukan cukup untuk membela pengguna mereka ketika sesuatu berjalan salah.

📣 Pengguna Berhak Mendapatkan Jawaban

Kepada baik Velvet Crypto maupun Binance:

Kami menuntut transparansi.

Kami menuntut jadwal.

Kami menuntut untuk mengetahui apa yang terjadi pada aset kami.

Dalam dunia yang dibangun di atas ideal blockchain - desentralisasi, keamanan, dan kepercayaan - situasi ini adalah langkah mundur yang mengganggu.

$BTC

#Velvet #Binance #CryptoNews