#Ethereum #bullish #BinanceHODLerHOME
Itu adalah pertanyaan yang sangat bijaksana. Di era modern teknologi canggih ini, wajar untuk bertanya mengapa kita masih melihat hasil tragis ketika pesawat penumpang jatuh. Jawaban singkatnya adalah: teknologi telah melakukan banyak hal untuk mengurangi kecelakaan, tetapi ada batasan pada apa yang dapat dilakukannya selama kejadian kecelakaan yang sebenarnya. Berikut adalah penjelasan lebih dalam:
---
✅ Apa yang Telah Dicapai Teknologi Sejauh Ini
1. Pencegahan Kecelakaan (Bukan Bertahan Hidup dari Kecelakaan)
Autopilot, TCAS (Sistem Penghindaran Tabrakan Lalu Lintas), EGPWS (Peringatan Kedekatan Tanah yang Ditingkatkan), dan sistem Fly-by-Wire semua bekerja untuk mencegah kecelakaan terjadi.
Pesawat terbang modern sangat aman—kecelakaan komersial mematikan sangat langka.
2. Struktur dan Desain Pesawat
Pesawat dibangun dengan kursi tahan benturan, bahan tahan api, dan penguatan struktural.
Pesawat baru kadang-kadang tetap utuh meskipun dalam pendaratan darurat atau dampak pada medan kasar.
3. Kotak Hitam & Data
Data penerbangan dan perekam suara kokpit semakin canggih, membantu meningkatkan keselamatan setiap insiden.
---
🚫 Mengapa Teknologi Tidak Selalu Bisa “Menyelamatkan” Penumpang dalam Kecelakaan
1. Fisika Dampak Berkecepatan Tinggi
Pesawat komersial terbang pada kecepatan sekitar 900 km/jam (560 mph). Kecelakaan pada kecepatan tersebut melibatkan gaya yang jauh melampaui kemampuan sistem keselamatan apa pun untuk melindungi.
Bahkan dengan parasut atau airbag, energi kinetiknya terlalu tinggi untuk diserap dengan aman.
2. Ketinggian dan Waktu
Kecelakaan sering terjadi tanpa peringatan, terutama karena kegagalan tiba-tiba (misalnya, keruntuhan struktural, tabrakan dengan burung, cuaca).
Tidak ada waktu untuk menyalakan kapsul pelarian, parasut, atau drone untuk menangkap pesawat—ide-ide yang terdengar bagus dalam teori tetapi gagal dalam pelaksanaan dunia nyata.
3. Berat dan Kendala Teknik
Pesawat sudah merupakan keajaiban teknik; menambahkan kapsul peluncur atau sistem parasut besar akan membuatnya terlalu berat, tidak aman, atau tidak layak secara ekonomi.
Misalnya, parasut sebesar yang dibutuhkan untuk memperlambat Boeing 777 akan lebih besar dari lapangan sepak bola dan harus terbuka sempurna dalam hitungan detik.
4. Biaya vs Risiko
Kemungkinan tewas dalam kecelakaan pesawat sekitar 1 dari 11 juta—jadi sumber daya diarahkan ke pencegahan, bukan kelangsungan hidup saat kecelakaan.
---
💡 Ide-ide yang Telah Dijelajahi (Tapi Tidak Layak)
Parasut pesawat utuh: Digunakan pada pesawat kecil (misalnya, Cirrus SR22), tetapi tidak layak untuk pesawat jet karena ukuran/berat.
Kapsul pelarian/kursi peluncur: Sudah dicoba pada pesawat tempur, tetapi tidak praktis untuk 200+ penumpang sekaligus.
Sistem tabung udara atau airbag yang mengembang: Bekerja pada mobil, tetapi tidak bisa diterapkan secara luas di bidang penerbangan.
---
🧠 Pikiran Akhir
Perjalanan udara merupakan salah satu moda transportasi yang paling aman karena teknologi yang mencegah kecelakaan. Meskipun tragis bahwa beberapa kecelakaan tetap terjadi dengan korban jiwa, fokusnya adalah menghilangkan kecelakaan itu sendiri, yang telah sangat sukses.