Pertarungan hukum yang sedang berlangsung antara Ripple Labs dan SEC telah mencapai titik kritis. Berikut adalah apa yang telah terjadi¹ ² ³:

- *Permohonan Bersama untuk Penundaan*: Pada 16 Juni 2025, Ripple dan SEC secara bersama-sama meminta penundaan dalam proses banding, menandakan kemungkinan terobosan penyelesaian. Penundaan ini adalah langkah strategis, memungkinkan kedua belah pihak untuk menunggu keputusan penting dari pengadilan distrik.

- *Kesepakatan Penyelesaian yang Direvisi*: Pengadilan distrik diharapkan memutuskan tentang kesepakatan penyelesaian yang direvisi sebesar $50 juta, turun dari denda asli sebesar $125 juta, sebelum 15 Agustus 2025. Jika disetujui, kesepakatan ini tidak hanya akan mengurangi penalti Ripple tetapi juga mengangkat larangan pada penjualan XRP institusionalnya.

- *Kemungkinan Hasil*:

- *Persetujuan Penyelesaian*: Jika pengadilan menyetujui penyelesaian, SEC akan mengangkat larangan terhadap Ripple, dan proses banding dapat dibatalkan. Ini akan menjadi kemenangan yang signifikan bagi Ripple dan dapat meningkatkan kepercayaan investor.

- *Penolakan Penyelesaian*: Jika pengadilan menolak penyelesaian, pertempuran hukum akan berlanjut, berpotensi memperpanjang ketidakpastian bagi Ripple dan pasar kripto secara lebih luas.

- *Dampak Pasar*: Harga XRP melonjak 7% menjadi $2,34 sebelum kembali turun ke $2,23, menunjukkan sensitivitas pasar terhadap perkembangan kasus ini. Penyelesaian dapat mengklasifikasikan XRP sebagai bukan sekuritas, berpotensi mempercepat ETF XRP dan meningkatkan kepercayaan investor.

- *Implikasi Masa Depan*: Hasil dari kasus ini akan memiliki implikasi yang jauh jangkauannya untuk regulasi kripto di AS, berpotensi menetapkan preseden untuk aset digital lainnya. 15 Agustus 2025 adalah tanggal kunci untuk diperhatikan, karena dapat menentukan nasib XRP dan membentuk masa depan industri kripto.