🚨 Operasi Penambangan Crypto Ilegal Besar-besaran Terungkap di Rusia

Otoritas di Rusia baru saja mengungkap sebuah pertanian penambangan crypto bawah tanah yang besar — dan ini seperti dari film. 😳

Di daerah Krasnoyarsk Krai di Siberia, sebuah operasi seluas 30.000 sqm secara diam-diam menambang Bitcoin sambil secara ilegal menyambungkan ke jaringan listrik. Lokasi tersebut, yang terletak di kota Nazarovo, disamarkan sebagai “bangunan non-perumahan” di zona industri — tetapi apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya adalah sebuah tambang crypto berskala penuh.

⚡ Berikut adalah Rincian:

Pengaturannya termasuk puluhan transformator, generator, dan sistem pendingin.

Dilaporkan menghasilkan ~$58.000/bulan dalam BTC.

Kawat berduri dan front manajemen palsu tidak cukup untuk menyembunyikan kebenaran.

🔎 Otoritas menemukan:

Sambungan listrik yang tidak sah

Pelanggaran kode kebakaran

Penggunaan ilegal tanah milik pemerintah

Perjanjian sewa yang curang

Bahkan setelah diperingatkan, para operator tidak berhenti — mendorong jaksa untuk bertindak dengan perintah pengadilan untuk menutup semuanya.

⚠️ Mengapa Ini Penting: Penyedia energi lokal memperhatikan ketidakstabilan jaringan yang tidak biasa dan mengangkat alarm. Ternyata, rig ilegal tersebut menimbulkan risiko nyata — berpotensi memicu pemadaman di daerah tersebut.

Oh, dan ini bukan pertama kalinya. Awal tahun ini, seseorang di wilayah yang sama tertangkap menerima suap untuk menutupi penambangan ilegal — satu pengaturan saja telah mencuri ~$119K dalam listrik.

Dengan Krasnoyarsk kini bergabung dengan Irkutsk dan Tatarstan sebagai hotspot penambangan crypto, jelas bahwa tindakan tegas semakin intensif.

📍 Inti Pesan: Operasi penambangan bawah tanah seperti ini bukan hanya ilegal — mereka berbahaya. Dari risiko pemadaman hingga pelanggaran hukum keselamatan, pengaturan nakal ini berada di radar regulator lebih dari sebelumnya.

#CryptoMining #RussiaNews #IllegalMining #BTC #CryptoCrackdown #Web3Updates $BTC

BTC
BTC
68,900.18
+3.33%

$SOL

SOL
SOL
83.57
+5.37%