๐Ÿ‡บ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ”ฅ ๐„๐ฌ๐ญ๐š๐ญ๐ž ๐”.๐’. ๐๐ข ๐Œ๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ญ ๐’๐ž๐ญ๐ž๐ฆ๐ž๐ง ๐’๐ž๐›๐š๐ข๐ค ๐“๐ž๐ญ๐ž๐ฉ๐š๐ง ๐ˆ๐ซ๐š๐ง ๐Œ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ค๐š๐ง ๐’๐ž๐›๐š๐ข๐ค ๐”๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐‘๐ž๐ ๐ข๐จ๐ง ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ท

Serangan udara U.S. terhadap situs nuklir utama Iran telah memicu eskalasi dramatis di seluruh Teluk. Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan 19 rudal balistik menuju Pangkalan Udara Al Udeid di Qatarโ€”sebuah pusat saraf utama operasi militer U.S.

Sementara sebagian besar rudal berhasil dicegat dan tidak ada korban yang dilaporkan, pesannya jelas: Iran bersedia menyerang jauh.

Tetapi ini yang sering terlewatkan โ€” skala kehadiran militer U.S. di seluruh Teluk:

๐Ÿ“ Qatar: ~10.000 tentara di Al Udeid (Kantor Pusat CENTCOM)

๐Ÿ“ Kuwait: ~13.500 tentara di Camp Arifjan & Ali Al Salem

๐Ÿ“ Bahrain: ~8.500 tentara di Kantor Pusat Armada ke-5

๐Ÿ“ UEA: ~5.000 tentara di Pangkalan Udara Al Dhafra

๐Ÿ“ Arab Saudi: ~2.700โ€“3.000 di Pangkalan Udara Pangeran Sultan

๐Ÿ“ Oman: Beberapa ratus dengan akses pelabuhan/pangkalan udara kunci

๐Ÿ”Ž Total Regional: ~40.000โ€“50.000 personel U.S.

Dengan Iran mengancam balasan lebih lanjut dan U.S. memperkuat pertahanan, jalur minyak, jalur pengiriman, dan infrastruktur energi kini menjadi target ekonomi garis depan. Pedagang harus memperhatikan titik-titik penyempitan Selat Hormuz, saham sektor pertahanan, dan aset safe-haven.

๐Ÿ“‰ Risiko geo nyata โ€” dan pasar sedang mengawasi.

#MiddleEastCrisis #USIranTensions #GeoMacro #StraitOfHormuz