Ada yang bilang rolling position adalah kunci kekayaan, tetapi ada juga yang bangkrut dan bunuh diri karenanya. Hari ini kita akan menjelaskan dengan jelas operasi yang penuh cinta dan kebencian ini.
Secara sederhana, rolling position adalah menutup posisi sebelum kontrak berakhir, kemudian membuka posisi baru untuk terus bermain. Seperti mengganti meja saat bermain mahjong, saat keberuntungan baik, ingin terus menang, tetapi jangan lupa—meja diganti, risiko juga terakumulasi.
Mengapa para pemain berpengalaman suka rolling position?
Setelah terjebak lama, akhirnya saatnya untuk berbalik arah.
Kesempatan untuk membeli setelah penurunan tajam di pasar bullish.
Saat menembus level tekanan kunci.
Tetapi ingat: leverage adalah pisau di tanganmu, bisa digunakan untuk memotong sayuran atau malah melukai diri sendiri. 10 kali leverage pada rolling position? Itu sama dengan mempertaruhkan nyawa. 2-3 kali bermain perlahan adalah jalan yang benar.
Jebakan yang paling mudah dijumpai oleh pemula:
Mengira bahwa menambah posisi saat profit itu pasti untung (hanya bisa dilakukan dalam mode semua posisi)
Tingkat likuidasi akan berubah seiring dengan perubahan posisi (dalam mode semua posisi)
Bertahan sampai akhir tanpa menetapkan stop loss (ini bunuh diri, bukan investasi)
Katakan sesuatu yang tulus: Saya telah melihat terlalu banyak orang kehilangan semua modal. Entah kendalikan diri, atau bermain perlahan dengan leverage kecil. Dunia kripto tidak kekurangan kesempatan, yang kurang adalah modal untuk bertahan hingga pasar bull berikutnya.
(Pengalaman kripto mengerti: semakin lama sideways, semakin keras perubahan. Tapi bagaimana kamu memastikan apakah itu perubahan ke atas atau ke bawah?)
Perhatian terhadap Yuanbao@crypto 元寶 Pelajari lebih lanjut