Strategi KEPITING dalam FUTURES: Pergerakan Pasar dalam Rentang (Konfirmasi).

Strategi Kepiting didasarkan pada ide memanfaatkan pergerakan pasar yang tampak tidak teratur atau lateral, mirip dengan cara kepiting bergerak; dan difokuskan pada trading scalping, karena pada dasarnya, ini terdiri dari menerapkan teknik masuk dan keluar yang cepat, yang bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian untuk memanfaatkan pergerakan harga dalam jangka pendek.
Untuk menerapkan strategi ini dalam futures sangat penting:
1. Memahami Pasar Futuros
-Pahami dinamika mengetahui bagaimana kontrak Futuros berfungsi di Binance (Lihat tutorial). Ini termasuk mengetahui tentang leverage, likuidasi, dan biaya.
2. Analisis teknis
-Identifikasi Support dan Resistance: Gambarlah level kunci pada grafik di mana harga mengalami kesulitan untuk menembus (resistensi) atau di mana harga memantul (support).
-Pola Candlestick: Pelajari untuk mengenali pola candlestick yang dapat menunjukkan perubahan tren. Saya merekomendasikan untuk memperhatikan berikut ini:
Dalam grafik FIGUR 6, terdapat pergerakan lateral yang dapat memberi jalan bagi Strategi Kepiting, karena harga bergerak zigzag dalam rentang vertikal; yang memungkinkan untuk masuk ke pasar baik turun maupun naik, sesuai kebutuhan, berdasarkan rentang pergerakan vertikal yang dapat dimanfaatkan. Tentu saja, semakin lebar rentang pergerakan vertikal harga dalam pasar naik atau turun, semakin banyak keuntungan signifikan yang akan diperoleh.
FIGUR 6, kasus pertama, menunjukkan kepada kita bagaimana pasar berasal dari tren Naik, masuk ke dalam rentang, membuat konfirmasi dua sentuhan naik-turun pada resistance dan support, untuk kemudian mulai mendefinisikan tren turun baru yang sangat dapat dimanfaatkan. Candlestick turun yang memulai tren baru tersebut seperti penjepit kepiting; dan arah baru pasar tersebut adalah yang akan kita manfaatkan dengan take profit yang bisa kita tetapkan setelah konfirmasi.
Dalam kasus kedua, kita melihat bagaimana harga berasal dari tren turun, membuat konfirmasi dua sentuhan turun-naik pada support dan resistance, untuk kemudian mendefinisikan tren naik baru yang sangat dapat dimanfaatkan. Candlestick naik yang memulai tren baru tersebut seperti penjepit kepiting; dan arah baru pasar tersebut adalah yang akan kita manfaatkan dengan take profit yang bisa kita tetapkan setelah konfirmasi dari dua sentuhan.
Sangat penting untuk memperhatikan frasa: Pasar datang kepada saya; yang memberi kita pemahaman bahwa jika pasar tidak datang pada harga yang telah saya tetapkan, maka saya tidak beroperasi. Dalam hal apapun, saya selalu menyarankan untuk beroperasi terlebih dahulu di akun DEMO, untuk menguji strategi kita dan menyesuaikan efektivitasnya.
3. Pengaturan Indikator
Sangat penting untuk menggunakan indikator teknis yang membantu kita menetapkan momen masuk dan keluar, seperti:
-Rata-rata Bergerak Eksponensial (EMA): Saya merekomendasikan yang 8, 21, dan 50.
-Indeks Kekuatan Relatif (RSI): Sangat berguna untuk mengidentifikasi kondisi overbought atau oversold. Untuk Scalping: RSI cepat dengan periode 5 hingga 7 sangat ideal untuk grafik 1 atau 5 menit. Untuk Trading momentum: Gunakan periode RSI yang sedikit lebih panjang, antara 9 dan 12, pada grafik 5 hingga 15 menit. Untuk Trading dalam rentang: RSI yang lebih lambat, dalam kisaran 14 hingga 25, membantu mendefinisikan rentang trading.
-Bollinger Bands: Sangat penting untuk mengukur volatilitas dan kemungkinan titik pembalikan.
4. Pertimbangan terakhir dari Strategi Kepiting:
Strategi ini dirancang untuk Gerakan Pendek: Ingatlah bahwa tujuannya adalah untuk masuk dan keluar dengan cepat dari pasar, mirip dengan bagaimana kepiting bergerak ke samping. Cari peluang scalping di mana Anda dapat memanfaatkan fluktuasi kecil dalam harga.
Masuk: Cari untuk masuk dalam posisi pendek atau panjang ketika harga mendekati level support atau resistance, terutama jika ada konfirmasi perubahan tren (misalnya, sinyal dari RSI atau pola candlestick).
Keluar Cepat: Tetapkan tujuan keuntungan kecil dan gunakan Stop-loss untuk melindungi investasi Anda. Kuncinya adalah keluar dengan cepat setelah Anda mencapai tujuan Anda.
5. Manajemen Risiko
-Tentukan ukuran posisi Anda dan pastikan untuk tidak mengambil risiko lebih dari 1-2% dari modal Anda dalam satu transaksi.
-Gunakan perintah Stop-loss untuk membatasi kerugian jika pasar bergerak melawan posisi Anda.
6. Latihan dan Penyesuaian
-Ingatlah bahwa sebelum bertrading dengan uang sungguhan, pertimbangkan untuk berlatih dengan akun demo untuk membiasakan diri dengan strategi dan menyesuaikan parameter Anda sesuai kebutuhan.
- Tetap up-to-date dengan berita pasar yang dapat mempengaruhi harga, karena peristiwa yang tidak terduga dapat menyebabkan volatilitas.
7. Tinjauan dan Peningkatan Berkelanjutan
- Catat transaksi Anda untuk menganalisis apa yang berhasil dan apa yang tidak. Ini akan membantu Anda menyesuaikan strategi Anda seiring waktu.
Ingatlah bahwa scalping bisa berisiko dan memerlukan disiplin dan kecepatan. Selalu bertrading dengan hati-hati dan pastikan Anda memiliki rencana yang solid sebelum masuk ke pasar.
#EstrategiaCangrejo
#Futurosbinance
#TradingDeFuturos
#EstrategiaDeTrading
#CriptoFuturos
