🚨 Penangkapan Narkoba Gelap Terbesar di India: Monero Digunakan untuk Mencuci Keuntungan Kripto

Seorang insinyur Kerala berusia 35 tahun telah ditangkap dalam penangkapan narkoba gelap terbesar di India, dituduh menjalankan jaringan narkotika nasional sambil mencuci keuntungan melalui koin privasi Monero (XMR).

Detail Kunci:

🔹 Operasi MELON menyita:

1.127 blot LSD

131g ketamin

$82K+ dalam aset kripto

🔹 Tersangka beroperasi sebagai "Ketamelon" (penjual darknet Level 4 satu-satunya di India).

🔹 Mengirim obat ke Delhi, Bengaluru, Chennai, Himachal Pradesh.

🔹 Menggunakan Monero untuk transaksi yang tidak dapat dilacak—lebih disukai oleh pasar darknet daripada Bitcoin.

Mengapa Monero?

Fokus pada privasi: Menyembunyikan detail pengirim/penerima.

Pilihan Darknet: Chainalysis melaporkan $2B+ dalam BTC masih mengalir ke pasar darknet setiap tahun, tetapi Monero sedang naik.

Tidak Sepenuhnya Anonim: Para ahli memperingatkan "buku besar yang tidak dapat diubah meninggalkan jejak"—transaksi kriminal dapat dilacak secara retroaktif.

Penindakan Global terhadap Kejahatan Kripto

🌍 AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan hosting Rusia yang terkait dengan pasar darknet.

🌍 Harga Monero melonjak 51% pada bulan April setelah peretas mencuci $333M dalam BTC melalui pertukaran XMR.

⚠️ Pelajaran untuk Pengguna Kripto:

Koin privasi ≠ 100% anonim.

Otoritas sedang meningkatkan alat pelacakan.

Penggunaan kripto yang sah tetap aman—tetapi transaksi darknet berisiko tinggi!

#Darknet #Monero #CryptoCrime #India #PrivacyCoins

(Sumber: Decrypt, NCB, Chainalysis)

BCH
BCH
520.9
-2.39%

BTC
BTC
69,861.77
-0.92%

ADA
ADA
0.2643
-2.97%