Tembok Antara Perbankan dan Blockchain Sedang Runtuh
RLUSD Ripple Mendapat Dukungan Sejarah dari Amina Bank
Dalam langkah penting untuk ekosistem keuangan-kripto, bank digital yang berbasis di Swiss, Amina Bank AG, secara resmi menjadi bank global pertama yang mendukung stablecoin yang diatur oleh Ripple, RLUSD (Ripple USD). Diumumkan pada 3 Juli 2025, kemitraan ini dianggap sebagai momen penting dalam menjembatani kesenjangan antara perbankan tradisional dan keuangan berbasis blockchain.
RLUSD: Stablecoin yang Transparan dan Patuh
Ripple USD (RLUSD) adalah stablecoin yang sepenuhnya diatur dengan peg 1:1 ke dolar AS, dan beroperasi di seluruh jaringan Ethereum dan XRP Ledger. Ini dikelola dengan aman oleh Standard Custody dan diatur oleh Departemen Layanan Keuangan New York (NYDFS) — menjadikannya salah satu aset dolar digital yang paling patuh yang beredar.
Pada Juni 2025, kapitalisasi pasar RLUSD melampaui $440 juta, mencerminkan permintaan institusi yang meningkat untuk aset digital yang transparan dan diatur.
Tujuan Ripple dengan RLUSD melampaui penciptaan stablecoin — ia bertujuan untuk memberikan infrastruktur yang kuat dan sesuai hukum untuk pembayaran digital dalam skala besar.
Amina Bank: Memimpin Perubahan dalam Perbankan Aset Digital
Berlokasi di Zug, Swiss, Amina Bank telah membangun reputasi sebagai pelopor dalam perbankan aset digital yang diatur. Dengan kemitraan baru ini, bank akan menyediakan layanan kustodian dan perdagangan untuk RLUSD kepada klien institusi dan komersialnya, menandai integrasi langsung pertama RLUSD ke dalam ekosistem perbankan tradisional.
Myles Harrison, Direktur Produk Amina Bank, menekankan:
> “Kami bangga menjadi bank pertama yang mendukung RLUSD dan menawarkan klien kami akses ke salah satu aset digital yang paling dinantikan di pasar.”
Jangkauan Global dengan Integritas Regulasi
Amina Bank berlisensi tidak hanya di Swiss, tetapi juga di Abu Dhabi dan Hong Kong, memungkinkan untuk menawarkan layanan aset digital yang diatur di seluruh pusat keuangan utama. Kerangka lisensi global ini memposisikan bank sebagai penyedia infrastruktur kunci pada saat permintaan stablecoin yang diatur berkembang pesat.
Dalam pernyataan resminya, Amina mencatat:
> “Kenaikan permintaan untuk stablecoin yang diatur tidak dapat disangkal. Amina Bank berkomitmen untuk berada di garis depan transformasi ini dengan menyediakan infrastruktur yang patuh dan transparan.”
Stablecoin di Bawah Pengawasan – Tapi Transparansi Menang
Sementara stablecoin dipuji karena transaksi yang cepat, biaya rendah, dan tanpa batas, mereka juga berada di bawah pengawasan oleh regulator yang khawatir tentang pengawasan keuangan. Namun, proyek seperti RLUSD — yang memprioritaskan audit, transparansi, dan kepatuhan — sedang membantu mengatasi kekhawatiran ini secara langsung.
Gambaran Besar: Adopsi Kripto Institusi Mempercepat
Ini bukan sekadar kemitraan bank-kripto lainnya — ini adalah tanda dari perubahan paradigma yang lebih besar. Dukungan Amina Bank untuk RLUSD mewakili langkah signifikan menuju adopsi institusi penuh terhadap aset berbasis blockchain. Dengan infrastruktur yang diatur dan dukungan perbankan yang tepercaya, Ripple dan Amina sedang meletakkan dasar untuk integrasi kripto ke dalam sistem keuangan mainstream.
---
🔍 Sorotan Kunci:
Amina Bank menjadi bank global pertama yang mendukung Ripple USD (RLUSD).
RLUSD sepenuhnya didukung 1:1 oleh USD, diatur oleh NYDFS, dan diamankan oleh Standard Custody.
Diperdagangkan di Ethereum dan XRP Ledger.
Layanan kustodian dan perdagangan akan disediakan untuk klien institusi dan komersial.
Amina berlisensi di Swiss, Abu Dhabi, dan Hong Kong, memungkinkan jangkauan global.
Kemitraan ini memperkuat jembatan antara keuangan tradisional dan blockchain.