#TrendTradingStrategy
Perdagangan tren adalah strategi di mana trader bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dengan mengikuti arah tren pasar—baik itu naik (bullish) atau turun (bearish). Alih-alih memprediksi puncak atau dasar, trader tren berusaha untuk masuk setelah tren terbentuk dan tetap dalam perdagangan hingga tanda-tanda pembalikan muncul.
Ide inti sangat sederhana: “tren adalah temanmu.” Trader menggunakan alat seperti rata-rata bergerak, garis tren, MACD, dan RSI untuk mengidentifikasi tren dan mengkonfirmasi titik masuk/keluar. Misalnya, jika Bitcoin menembus di atas level resistance kunci dengan volume yang kuat, seorang trader tren mungkin akan mengambil posisi long dan mempertahankan posisi tersebut selama tren naik terus berlanjut.
Perdagangan tren bekerja dengan baik di pasar dengan gerakan arah yang kuat dan dapat diterapkan dalam jangka waktu pendek, menengah, atau panjang. Ini umumnya kurang stres daripada perdagangan harian karena melibatkan lebih sedikit perdagangan dan pengawasan yang kurang sering.
Namun, perdagangan tren dapat menyebabkan kerugian selama pasar yang datar atau berombak, di mana tidak ada arah yang jelas. Manajemen risiko yang efektif dan kesabaran sangat penting.
Sebagai ringkasan, perdagangan tren berfokus pada mengikuti momentum, bukan melawannya, dan ideal untuk trader yang lebih memilih pendekatan yang lebih terstruktur dan stabil.