$SOL

SOL
SOL
80.05
-4.28%

Tukang jam tua, Elias, menghabiskan hari-hari terakhirnya memperbaiki jam-jam yang terlupakan di sebuah toko kecil yang berdebu. Suatu malam, seorang gadis misterius tiba dengan jam saku yang rusak. “Ini milik kakek saya,” bisiknya. Elias bekerja sepanjang malam, tangan bergetar, mata mantap. Saat cahaya pertama fajar menyentuh cakrawala, jam itu berdetak lagi. Sebuah dentingan tunggal menggema di ruangan yang sunyi. Gadis itu tersenyum, dan untuk sesaat, Elias melihat bayangan kakeknya di mata gadis itu. Ketika penduduk desa datang keesokan paginya, toko itu kosong — hanya suara detakan tak terhitung jam yang tersisa.

$SOL