#TradingStrategyMistakes Kesalahan Umum dalam Strategi Perdagangan Kripto

✅ 1. Pembelian FOMO di puncak

Masuk saat harga sedang naik, membeli dekat puncak karena hype di media sosial atau influencer.

✅ 2. Penjualan panik saat penurunan

Menjual segera ketika pasar mundur, mengubah kerugian kertas menjadi kerugian nyata—seringkali tepat sebelum rebound.

✅ 3. Mengabaikan volatilitas & likuiditas

Melupakan bahwa kripto sangat volatile; koin dengan kapitalisasi rendah dapat memiliki spread atau slippage yang besar.

✅ 4. Overleveraging pada futures

Menggunakan leverage 20x, 50x, atau 100x berharap mendapatkan keuntungan cepat—seringkali dilikuidasi pada ayunan harga kripto yang normal.

✅ 5. Tidak memiliki strategi keluar yang jelas

Memegang “selamanya” tanpa rencana untuk mengambil keuntungan atau memotong kerugian, melihat keuntungan menguap.

✅ 6. Tidak mengamankan keuntungan dalam stablecoin atau fiat

Menyimpan semuanya dalam aset yang volatile tanpa mengambil sebagian keuntungan ke dalam USDT, USDC, atau uang tunai.

✅ 7. Mengejar koin meme tanpa riset

Pembelian FOMO pada token meme atau mikro-kapital dengan likuiditas rendah tanpa memahami proyek atau tokenomik.

✅ 8. Tidak menggunakan stop-loss atau trailing stops

Berharap pasar akan selalu kembali, alih-alih melindungi modal.

✅ 9. Overtrading pada kebisingan

Terjebak dalam grafik 1-menit atau 5-menit dan bereaksi terhadap setiap gerakan kecil.

✅ 10. Mempercayai panggilan acak atau grup pump

Mengikuti panggilan anonim di Telegram/Discord tanpa melakukan analisis sendiri (DYOR).

🚀 Tips untuk menghindari kesalahan ini:

✅ Selalu tetapkan level stop-loss & take-profit.

✅ Hanya mengambil risiko 1-3% dari modal Anda per perdagangan.

✅ Gunakan leverage lebih rendah (2x-5x) atau perdagangan spot.

✅ Diversifikasi — jangan semuanya pada satu koin.

✅ Ambil keuntungan secara bertahap.

✅ Miliki rencana sebelum Anda masuk, bukan setelahnya.

✅ Abaikan hype — fokus pada strategi Anda.