\u003ct-56/\u003e| @OrangelGilCrypto

🔋 Kebijakan boomerang energi

Keputusan pemerintah AS untuk memberlakukan tarif 93,5% pada bahan kritis untuk baterai yang berasal dari China telah mengguncang papan geoekonomi global. Apa yang dianggap Washington sebagai tindakan berani untuk mengurangi ketergantungan eksternal, bisa berubah menjadi krisis inflasi energi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Barat.

🧪 Apa yang dipertaruhkan? Lebih dari sekadar litium

Bahan yang terpengaruh —seperti litium, kobalt, dan grafit— sangat penting tidak hanya untuk elektromobilitas, tetapi juga untuk ekosistem energi terbarukan, sistem cadangan, dan pertambangan digital yang berkelanjutan. China, yang menguasai lebih dari 75% penyulingan global dari elemen-elemen ini, bisa melakukan serangan balik dengan memblokir ekspor kunci, yang dapat mengganggu seluruh siklus produksi.

Menurut Fatih Birol, direktur eksekutif Badan Energi Internasional, “transisi energi membutuhkan kerja sama global, bukan isolasi perdagangan.”

Tarif baru AS pada baterai China dapat memecahkan keseimbangan energi global, memicu badai ekonomi global.

🌍 Dampak langsung pada harga inovasi

Pasar kendaraan listrik, energi matahari, dan sistem penyimpanan terdesentralisasi (DePIN) akan terkena dampak dengan kenaikan harga segera. Perusahaan seperti Tesla, BYD, dan produsen baterai seperti CATL sudah memperkirakan kenaikan antara 25% dan 40% dalam biaya produksi mereka.

Ini bisa menghambat investasi dalam proyek berkelanjutan dan bahkan menunda pengembangan blockchain yang bergantung pada infrastruktur energi mandiri.

📉 Sebuah bom waktu untuk sektor kripto

Kenaikan harga bahan untuk baterai mengancam desentralisasi energi, yang merupakan kunci bagi proyek kripto yang mendorong validator mandiri dan perangkat Web3. Platform seperti Helium, Filecoin, atau Render (RNDR) dapat melihat biaya operasional mereka melambung, menghasilkan efek berantai pada profitabilitas staking dan komputasi terdistribusi.

Ekonom Paul Krugman telah memperingatkan di The New York Times bahwa “proteksionisme energi dapat menyebabkan kebangkitan ekonomi besar berikutnya bagi AS dan sekutunya.”

🛑 Apakah Barat benar-benar bisa memenangkan perang ini tanpa menembak diri sendiri di kaki?

Langkah ini, jauh dari mewakili kemandirian, justru menekankan kerentanan rantai nilai Barat, yang terpapar pada keputusan sepihak dan tanpa pengganti yang layak dalam jangka pendek. Eropa memantau dengan hati-hati, sementara Amerika Latin dan Afrika bisa menjadi medan baru untuk perebutan sumber daya strategis.

Apakah kita menyaksikan awal dari krisis inflasi energi global yang akan menghantam Barat yang berusaha dilindungi?

\u003cc-68/\u003e