#ArbitrageTradingStrategy 🧠 Apa Itu Arbitrase?

Arbitrase melibatkan pembelian dan penjualan aset yang sama secara bersamaan di pasar yang berbeda untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga. Contohnya:

Beli Bitcoin seharga $29,800 di Exchange A

Jual seharga $30,100 di Exchange B

Keuntungan: $300 (dikurangi biaya)

🔍 Strategi Arbitrase Populer

Jenis Strategi Deskripsi

Arbitrase Spasial Mengeksploitasi perbedaan harga di berbagai bursa (misalnya, Binance vs. Coinbase)

Arbitrase Segitiga Menggunakan pasangan mata uang (misalnya, BTC/ETH, ETH/USDT, BTC/USDT) untuk menemukan ketidakefisienan

Arbitrase Statistik Menggunakan algoritma untuk mendeteksi harga yang salah dalam jangka pendek pada aset terkait

Arbitrase Merger Mendapatkan keuntungan dari celah harga dalam kesepakatan M&A (kebanyakan dalam ekuitas)

Arbitrase Konvertibel Perdagangan obligasi konvertibel vs. saham yang mendasarinya untuk ketidakcocokan harga

⚠️ Risiko yang Perlu Diperhatikan

Latency: Penundaan milidetik dapat menghilangkan keuntungan

Biaya: Biaya transaksi yang tinggi dapat menghapus keuntungan

Regulasi: Beberapa bursa membatasi arbitrase lintas platform

Likuiditas: Buku pesanan yang tipis dapat menyebabkan slippage

🛠️ Alat Perdagangan

Bot perdagangan: Mengotomatiskan eksekusi di berbagai platform

Umumkan umpan data waktu nyata: Segera lihat celah harga

Infrastruktur latensi rendah: Penting untuk pengaturan frekuensi tinggi

🚀 Arbitrase Kripto dalam Tindakan

“Premium Kimchi” pernah memungkinkan trader mendapatkan keuntungan dari harga Bitcoin yang lebih tinggi di Korea Selatan dibandingkan dengan AS. Trader seperti Sam Bankman-Fried terkenal menggunakan strategi ini untuk membangun modal awal.