Keuangan tradisional bertemu DeFi? JPMorgan mungkin segera menawarkan pinjaman yang didukung oleh BTC dan ETH.


Dalam perubahan mengejutkan dari sikapnya yang historically hati-hati terhadap aset digital, JPMorgan dilaporkan bersiap untuk meluncurkan pinjaman yang didukung crypto paling lambat tahun 2026. Menurut sumber yang dikutip oleh Financial Times, raksasa Wall Street berencana untuk memungkinkan klien institusional meminjam uang tunai menggunakan cryptocurrency utama—seperti Bitcoin (BTC)$BTC

BTC
BTC
76,103.99
-2.59%

dan Ethereum (ETH)$ETH

ETH
ETH
2,255.08
-1.11%

—sebagai jaminan.


Ini akan menandai evolusi signifikan dalam strategi crypto bank. Saat ini, JPMorgan mengizinkan klien untuk meminjam dengan menggunakan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang berfokus pada crypto, seperti BlackRock’s iShares Bitcoin Trust (IBIT). Namun, kolateral crypto langsung membawa hal itu satu langkah lebih jauh.


Langkah ini datang tak lama setelah CEO Jamie Dimon menyatakan keterbukaan terhadap adopsi stablecoin—sebuah perubahan yang signifikan dari pernyataannya yang terkenal pada tahun 2017 yang menyebut Bitcoin sebagai 'penipuan.' Di bawah pemerintahan Trump yang mungkin pro-crypto, Wall Street tampaknya mempercepat integrasi aset digital.


Analis menyarankan bahwa produk pinjaman baru ini dapat menarik hedge fund, kantor keluarga, dan individu dengan kekayaan bersih tinggi yang mencari likuiditas tanpa melepaskan posisi crypto jangka panjang. Dengan BTC berada di sekitar $117.000 dan hasrat institusional yang semakin meningkat, waktu JPMorgan bisa sejalan dengan gelombang berikutnya dari adopsi crypto mainstream.


Kesimpulan: Komitmen mendalam JPMorgan terhadap crypto menandakan penerimaan yang semakin besar dari Wall Street terhadap aset digital—bukan hanya sebagai instrumen spekulatif, tetapi sebagai jaminan yang sah dalam keuangan tradisional.#ETHBreaks3700 #StablecoinLaw #BTCvsETH #loans