š Lonjakan Penipuan Crypto: 2024ā2025
Penipuan dan pencurian crypto telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir. Pada Q1 2025 saja, lebih dari $2,17 miliar dicuriāmelebihi total untuk seluruh tahun 2024.
Chainalysis melaporkan bahwa pendapatan penipuan skema penuh (seperti penipuan romansa dan investasi) diperkirakan akan meledak pada tahun 2025, dengan AI membuat kejahatan ini lebih mudah dilakukan dan tahan terhadap deteksiāsebuah pertumbuhan pendapatan yang mencengangkan sebesar 1.900% untuk penyedia layanan AI di ruang penipuan. Secara total, kerugian penipuan crypto pada tahun 2024 mencapai sekitar $4,6 miliarāpertumbuhan 24% dari tahun ke tahun.
---
š Mengapa Lonjakan Ini Terjadi?
š§ Deepfake Berbasis AI dan Penipuan-sebagai-Layanan
Pelaku jahat kini menggunakan video deepfake yang dihasilkan oleh AI untuk menyamar sebagai selebriti, CEO, atau pejabat pemerintahādikirimkan melalui Telegram, X, dan YouTubeāuntuk mempromosikan peluang crypto palsu.
Sementara itu, platform āpenipuan-sebagai-layananā menurunkan hambatan teknis bagi penipu, menawarkan template phishing yang siap pakai, layanan bot, dan alat koordinasiālebih lanjut memicu lonjakan serangan.
š± Phishing dan Malware Mobile
Pada tahun 2024, deteksi serangan phishing terkait crypto melonjak sebesar 83%, dan malware perbankan mobile meningkat 3,6Ć dibandingkan dengan 2023, menunjukkan bahwa penipu menargetkan perangkat sehari-hari dan saluran komunikasi.
šø Pemotongan Babi dan Penipuan Romansa
Penipuan āpemotongan babiā yang rumit kini menjadi jenis penipuan crypto yang paling banyak, dengan lebih dari $5,5 miliar hilang di 200.000 kasus pada tahun 2024ābanyak korban ditargetkan melalui aplikasi kencan dan taktik penipuan jangka panjang. Operasi ini sering kali memadukan manipulasi romansa dengan skema investasi palsu.
---
š§Ø Insiden Tingkat Tinggi
Peretasan bursa ByBit pada Februari 2025 mengakibatkan pencurian sekitar 1,5 miliar USD dalam Ethereum, yang dikaitkan dengan Grup Lazarus dari Korea Utara, menjadikannya salah satu peretasan crypto terbesar yang pernah ada.
Di India, CoinDCX kehilangan sekitar ā¹378 crore (~$44 juta) dalam pelanggaran internal. Meskipun aset pengguna tidak terkena langsung, insiden tersebut menyoroti kerentanan keamanan platform.

