Pemerintahan Trump dijadwalkan untuk mengumumkan rincian lengkap dari tarif timbal balik baru yang berdampak pada sebagian besar dunia pada 7 Agustus 2025. Langkah ini mengikuti perintah eksekutif yang ditandatangani pada 31 Juli yang mengkodifikasi tarif khusus negara yang berkisar antara 10% hingga 41% untuk lebih dari 60 negara. Aspek yang perlu diperhatikan termasuk:
Tarif untuk sekitar 70 negara bervariasi secara signifikan, dengan negara-negara seperti Laos, Myanmar, Swiss, dan Suriah menghadapi tarif tertinggi (40%+).
Impor dari Kanada, Meksiko, dan Cina terus dikenakan tarif terpisah.
Barang dari negara-negara yang tidak terdaftar dalam perintah menghadapi tarif timbal balik dasar sebesar 10%.
Ada aturan khusus untuk Uni Eropa, yang menerapkan tarif tetap sebesar 15% pada barang dengan tarif Kolom 1 kurang dari 15%.
Tarif ini muncul di tengah negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung dengan mitra tertentu, termasuk UE, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris.
Perintah ini juga menargetkan transshipment, mengenakan tarif 40% pada barang yang ditemukan dialihkan untuk menghindari bea.
Impor yang sudah dalam perjalanan sebelum 7 Agustus mungkin dikecualikan jika masuk sebelum 5 Oktober.
Pengumuman tarif ini diharapkan memicu volatilitas pasar di seluruh saham dan cryptocurrency. Menjelang itu, pemegang kripto besar—umumnya disebut paus—tampaknya sedang memposisikan ulang portofolio mereka. Salah satu token yang secara signifikan didistribusikan menjelang pengumuman 7 Agustus adalah Uniswap (UNI), aset keuangan terdesentralisasi (DeFi) kunci. Paus yang mendistribusikan UNI mungkin sedang memposisikan diri untuk mengelola risiko di tengah volatilitas yang diharapkan akibat dampak tarif.
Sebagai ringkasan:
Peluncuran tarif timbal balik yang luas pada 7 Agustus adalah peristiwa perdagangan global yang signifikan yang kemungkinan akan menyebabkan volatilitas pasar. Paus kripto secara aktif memposisikan ulang, dengan aset seperti UNI melihat distribusi yang signifikan saat mereka melindungi diri dari risiko geopolitik ini.
