🚨 Berita Terbaru🔥
Perdana Menteri India Narendra Modi memberikan jawaban tegas terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 50% pada impor India, yang disebabkan oleh pembelian terus-menerus minyak Rusia oleh India. Berbicara di Konferensi Internasional Abad MS Swaminathan di New Delhi, Modi menekankan komitmen tak tergoyahkan India terhadap sektor pertanian.
> "Bagi kami, kepentingan petani kami adalah prioritas tertinggi kami. India tidak akan pernah mengorbankan kepentingan petani, nelayan, dan peternak sapi perah. Saya tahu, kami harus membayar harga yang tinggi untuk ini, dan saya siap untuk itu. India siap untuk itu," kata Modi. [1]
Pernyataan ini menekankan posisi India dalam melindungi kepentingan pertanian domestik, bahkan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat.
Administrasi AS mengaitkan tarif yang lebih tinggi dengan kekhawatiran tentang keamanan nasional, menunjukkan perdagangan minyak India dengan Rusia di tengah konflik yang sedang berlangsung di Ukraina. Sebagai tanggapan, India mengkritik langkah ini sebagai tidak adil, menunjukkan bahwa negara lain, termasuk anggota Uni Eropa, melanjutkan praktik perdagangan serupa tanpa menghadapi hukuman yang sebanding.