Aplikasi Terpusat vs. Terdesentralisasi: Apa perbedaannya?
Di dunia digital terdapat dua cara utama untuk membangun aplikasi: terpusat dan terdesentralisasi. Keduanya berfungsi untuk menawarkan layanan online, tetapi bekerja dengan cara yang sangat berbeda.
1. Aplikasi Terpusat (CeApps)
Ini adalah aplikasi yang kita gunakan setiap hari: Facebook, Instagram, bank online, Uber.
Cara kerjanya:
Semua informasi dan keputusan melewati server pusat yang dikendalikan oleh sebuah perusahaan.
Jika perusahaan mematikan server, aplikasi akan berhenti berfungsi.
Keuntungan:
Kecepatan dan kemudahan penggunaan yang lebih tinggi.
Dukungan teknis dan pemeliharaan terpusat.
Kerugian:
Sedikit transparansi.
Risiko censur dan kehilangan data jika server gagal.
2. Aplikasi Terdesentralisasi (DApps)
Bekerja di atas blockchain, seperti Uniswap, PancakeSwap atau permainan NFT.
Cara kerjanya:
Tidak tergantung pada server pusat; peraturan ada dalam kontrak pintar yang dapat dilihat oleh semua orang.
Pengguna berinteraksi langsung satu sama lain.
Keuntungan:
Transparansi dan keamanan yang lebih tinggi.
Sulit untuk dicensur atau ditutup.
Kerugian:
Mungkin lebih lambat dan mahal (biaya blockchain).
Pengalaman pengguna kurang ramah untuk pemula.
Singkatnya:
CeApps: Dikendalikan oleh sebuah perusahaan → lebih cepat, tetapi kurang transparan.
DApps: Tanpa kontrol pusat → lebih aman dan terbuka, tetapi dengan kompleksitas teknis yang lebih tinggi.
Jika Anda menyukai konten ini, beri saya suka 👍 dan tinggalkan komentar Anda.✍️ Jangan lupa untuk mengikuti saya untuk lebih banyak konten seperti ini.✨
Kripto disederhanakan untuk semua.🚀
Belajar, mendapatkan dan tumbuh dengan Binance.
⚠️ Pemberitahuan penting ⚠
Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi.
💡 Tidak mewakili nasihat keuangan.
Ingat bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency melibatkan risiko tinggi dan volatilitas yang tinggi. 📊
Sebelum mengambil keputusan, konsultasikan dengan profesional keuangan. 🧾
Lakukan riset Anda sendiri dan jaga modal Anda.🪙