$BTC Rekayasa sosial telah menjadi salah satu alat paling mematikan dalam arsenal penipu — dan pada Agustus 2024, ini memungkinkan salah satu pencurian Bitcoin individu terbesar dalam sejarah.
Menurut dokumen pengadilan, seorang kreditor Gemini kehilangan 4.100 $BTC — senilai $243 juta pada saat itu — setelah menjadi korban serangan rekayasa sosial yang sangat canggih.
🎮 Dari Gamer menjadi Hacker
Pelakunya? Tiga hacker otodidak — Veer “Wiz” Chetal (19), Malone Lam, dan Jeandiel Serrano — yang beralih dari permainan online ke mengatur pencurian crypto senilai jutaan dolar.
Putaran aneh? Sementara dalam jaminan, Chetal dituduh menjalankan penipuan baru, menukar supercar untuk penipuan sebelum akhirnya mengaku bersalah.
🕵️ Buku Panduan Penipuan
Detektif crypto ZachXBT, yang membantu mengungkap trio tersebut, merinci pencurian itu:
1️⃣ Panggilan Dukungan Palsu Google — Menggunakan nomor yang dipalsukan, para penipu meyakinkan korban bahwa akun pribadi mereka dalam risiko.
2️⃣ Panggilan Dukungan Palsu Gemini — Mengklaim bahwa akun Gemini diretas, mereka mendesak reset 2FA.
3️⃣ Perangkap Akses Jarak Jauh — Korban diyakinkan untuk menginstal AnyDesk, tanpa sadar membagikan layar mereka — dan kunci pribadi Bitcoin mereka.
Dalam beberapa jam, BTC tersebut disedot ke dompet yang terkompromi — hilang selamanya.
🚨 Pelajaran untuk Pemegang Crypto
Kasus ini adalah pengingat yang menakutkan: Tidak ada dukungan yang sah yang akan meminta kunci pribadi Anda, reset 2FA, atau akses jarak jauh. Dalam crypto, percayalah pada insting Anda — dan verifikasi semuanya. #Heist #bitcoin #btc #cryptonews
