Blockchain adalah teknologi yang mendukung cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum. Ini dirancang untuk memastikan bahwa uang digital dan data tidak dapat dengan mudah disalin, diubah, atau dihancurkan. Teknologi yang sama sekarang juga digunakan untuk tujuan lain—seperti melacak sumbangan amal, mengelola catatan medis, dan memantau rantai pasokan—karena menawarkan keamanan dan transparansi yang kuat.
Untuk memahami bagaimana blockchain tetap aman, mari kita uraikan menjadi gagasan utama dan alat yang membuatnya berfungsi.
1. Dua Fitur Kunci: Konsensus dan Ketidakberubahan
Konsensus berarti bahwa semua komputer (atau "node") dalam jaringan blockchain setuju tentang keadaan sistem dan transaksi mana yang valid. Ini dicapai dengan menggunakan algoritma konsensus, yang menetapkan aturan untuk mencapai kesepakatan.
Ketidakberubahan berarti bahwa setelah transaksi dicatat di blockchain, itu tidak dapat diubah atau dihapus. Ini karena setiap blok data baru terhubung dengan blok sebelumnya dengan cara yang membuat perubahan catatan masa lalu hampir mustahil.
Bersama-sama, konsensus memastikan bahwa semua orang mengikuti aturan yang sama, dan ketidakberubahan memastikan bahwa data masa lalu tetap aman dan dapat dipercaya.
2. Bagaimana Kriptografi Melindungi Blockchain
Kriptografi adalah inti dari keamanan blockchain. Salah satu alat yang paling penting adalah hashing.
Hash seperti sidik jari digital untuk data.
Tidak peduli seberapa besar ukuran data asli, hash selalu memiliki panjang yang sama.
Jika bahkan satu detail kecil berubah dalam data, hash berubah sepenuhnya.
Dalam blockchain, setiap blok memiliki hash-nya sendiri dan juga menyertakan hash dari blok sebelumnya. Ini menciptakan rantai blok di mana mengubah satu blok akan memerlukan perubahan pada setiap blok setelahnya, yang hampir mustahil dalam jaringan besar.
Kriptografi juga digunakan untuk menjaga keamanan dompet cryptocurrency. Dompet memiliki kunci publik (seperti nomor akun Anda) dan kunci pribadi (seperti kata sandi Anda). Kunci pribadi harus tetap rahasia karena itu yang membuktikan Anda memiliki dana dan memungkinkan Anda untuk mengirimkannya.
3. Peran Kriptoekonomi
Kriptoekonomi menggabungkan kriptografi dengan insentif ekonomi untuk mendorong perilaku jujur dalam jaringan. Ini didasarkan pada teori permainan, yang mempelajari bagaimana orang membuat keputusan ketika ada imbalan dan penalti.
Misalnya, Bitcoin menggunakan sistem konsensus yang disebut Bukti Kerja (PoW). Penambang bersaing untuk memecahkan masalah kompleks, dan yang pertama memecahkan satu masalah dapat menambahkan blok baru ke blockchain dan mendapatkan imbalan. Penambangan mahal dan memakan waktu, jadi kepentingan terbaik seorang penambang adalah mematuhi aturan daripada mencoba curang.
Desain ini juga membuat serangan berskala besar—seperti serangan 51%, di mana satu kelompok mengontrol sebagian besar jaringan—sangat mahal dan tidak mungkin untuk blockchain besar seperti Bitcoin.
4. Tantangan untuk Blockchain yang Lebih Kecil
Sementara jaringan besar sangat aman, blockchain yang lebih kecil memiliki lebih sedikit penambang dan kurangnya daya komputasi, yang membuatnya lebih rentan terhadap serangan. Dalam kasus ini, penyerang mungkin menemukan lebih mudah untuk mengendalikan sebagian besar jaringan.
Itulah mengapa keamanan perlu disesuaikan dengan ukuran dan tujuan setiap blockchain. Misalnya, blockchain pribadi yang digunakan oleh bisnis mungkin lebih fokus pada kontrol akses (memutuskan siapa yang dapat bergabung dengan jaringan) daripada pada sistem keamanan terbuka yang kompetitif yang digunakan oleh blockchain publik.
Pemikiran Penutup
Keamanan blockchain bergantung pada campuran teknologi (seperti kriptografi dan hashing) dan desain ekonomi (seperti insentif dan penalti) untuk menjaga jaringan tetap aman.
Ketika dilakukan dengan benar, kombinasi ini menciptakan sistem yang sangat sulit untuk diretas atau dimanipulasi. Seiring dengan meningkatnya penggunaan blockchain di berbagai industri, cara sistem ini diamankan akan terus berkembang. Kuncinya adalah selalu menemukan keseimbangan yang tepat antara desentralisasi dan keamanan.
#Blockchain #secure #GregLens #educational_post #BinanceSquareFamily
