๐Ÿ”‘ Poin Utama

Emosi seperti optimisme, keserakahan, ketakutan, dan panik secara langsung memengaruhi naik turunnya pasar.

Jebakan umum: #FOMO , aversi terhadap kerugian, dan mengabaikan fakta (dissonansi kognitif). Media sosial dan โ€œperilaku kawananโ€ manusia dapat membuat emosi ini semakin kuat.


๐Ÿ’ก Pengantar


Warren Buffett pernah berkata: โ€œPasar adalah alat untuk mentransfer uang dari yang tidak sabar kepada yang sabar.โ€

Pasar bukan hanya tentang angka โ€” tetapi tentang emosi manusia. Otak kita bereaksi kuat ketika uang terlibat, dan reaksi ini dapat mendorong kita untuk membuat pilihan yang tidak logis. Amygdala (pusat ketakutan) memicu panik saat pasar turun.

Korteks prefrontal (pusat penghargaan) membuat kita terlalu percaya diri saat pasar booming. Inilah sebabnya perdagangan sering terasa seperti roller coaster emosional.

๐Ÿ“ˆ Tren Naik (Pasar Bull) โ€“ Gejolak Dopamin

Ketika harga naik, optimisme menyebar. Sistem penghargaan otak kita melepaskan dopamin, membuat kita merasa bersemangat.

#FOMO terpicu (โ€œSaya tidak ingin melewatkan ini!โ€). Media sosial memicu hype dengan cerita sukses dan tangkapan layar keuntungan besar.


Contoh: Koin meme seperti #Dogecoinโ€ฌโฉ , #shiba #INU atau #TRUMP koin naik cepat terutama karena hype โ€” bukan nilai nyata. Kegembiraan ini dapat menciptakan gelembung, di mana harga tumbuh jauh melampaui nilai sebenarnya. Akhirnya, gelembung akan pecah.

๐Ÿ“‰ Tren Turun (Pasar Bear) โ€“ Zona Ketakutan

Ketika harga jatuh:

Emosi beralih dari harapan menjadi ketakutan. Amygdala membuat kita panik menjual. Aversion terhadap kerugian membuat kerugian terasa lebih buruk daripada keuntungan terasa baik.


Di titik terendah, banyak yang menyerah sepenuhnya โ€” sering kali pada waktu terburuk. Akhirnya, pasar tenang, dan harapan perlahan kembali.

๐Ÿงฌ Peran Otak dalam Pergerakan Pasar

Jalur Dopamin โ€“ Terkait dengan kesenangan dan penghargaan. Membuat kita mengejar keuntungan dalam pasar bull.

Amygdala โ€“ Memicu ketakutan dan reaksi cepat saat pasar turun.


Dissonansi Kognitif โ€“ Membuat investor mengabaikan kenyataan, berharap kerugian akan lenyap.

Neuron Cermin โ€“ Menyebabkan perilaku berkelompok. Ketika kita melihat orang lain membeli atau menjual, kita meniru mereka.

๐Ÿ Pemikiran Akhir

Mengidentifikasi optimisme atau pesimisme ekstrem.

Hindari terjebak dalam #FOMO atau penjualan panik.

Buat keputusan investasi yang lebih tenang dan cerdas.

$BTC

BTC
BTC
89,639.97
+0.43%