
2. Rata-rata Bergerak (MA)
MA 50 hari membantu mendeteksi tren jangka pendek.
MA 200 hari menunjukkan tren pasar jangka panjang.
Harga di atas keduanya = kekuatan bullish ✅. Harga di bawah keduanya = kelemahan bearish
❌.
3. Volume
Volume meningkat dengan harga naik = pergerakan kuat 💪.
Volume menurun = pergerakan bisa kehilangan momentum ⚠️

.
Saran Profesional:
🔍 Jangan hanya bergantung pada satu indikator: kombinasikan dengan zona support/resistance untuk sinyal yang lebih kuat.
Kesimpulan:
Semakin sederhana alatmu, semakin cepat kamu dapat bertindak.
📊 Apa indikator favoritmu? Beritahu saya di komentar — saya bisa membahasnya di postingan berikutnya!