#MarketTurbulence

#MarketTurbulence

Penyebab gangguan di pasar (berdasarkan peristiwa utama):

Pengumuman Presiden Trump tentang penerapan tarif 25% pada impor dari negara-negara seperti India dan China, yang memicu kekhawatiran akan perang dagang. Ini meningkatkan biaya perusahaan dan memperlambat ekonomi.

Bank Sentral Federal (Fed) menaikkan suku bunga atau ragu untuk menurunkannya, yang membuat peminjaman menjadi lebih mahal. Kekhawatiran akan resesi ekonomi juga meningkatkan volatilitas.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan China, ditambah dengan gangguan dalam rantai pasokan (seperti di bidang penerbangan atau teknologi).

Teknologi dan psikologi investor menjual dengan cepat karena ketakutan (Fear & Greed), yang menyebabkan "keruntuhan" yang cepat. Selain itu, perdagangan otomatis (Algorithms) memperburuk volatilitas.

Dampak pada pasar:

Penurunan tajam dalam saham (seperti penurunan indeks S&P 500 sebesar 14% pada Maret/April 2025), dan peningkatan harga obligasi sebagai tempat aman.