Administrasi Presiden Donald Trump telah mengambil langkah pertamanya menuju penciptaan dana kekayaan negara AS — pemerintah federal secara resmi telah mengakuisisi 10% saham di Intel. Kesepakatan senilai $8,9 miliar, yang dibiayai melalui Undang-Undang CHIPS dan dana chip keamanan nasional, menandai pergeseran besar dalam strategi ekonomi Amerika.
Di Truth Social, Trump menyatakan ini baru permulaan:
“Saya akan membuat kesepakatan seperti ini untuk negara kita sepanjang hari. Orang-orang bodoh marah tentang sesuatu yang membawa pekerjaan dan uang kembali ke AS.”
AS Mengincar Dana Kekayaan Negaranya Sendiri
Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengonfirmasi tujuan yang lebih luas untuk membangun dana investasi yang dijalankan pemerintah yang mampu secara sistematis mengakuisisi saham di perusahaan-perusahaan AS. Kasus Intel, katanya, adalah contoh pertama bagaimana investasi gaya kedaulatan dapat bekerja.
Hassett juga mengisyaratkan bahwa kesepakatan serupa mungkin tidak terbatas pada sektor chip:
“Presiden percaya bahwa AS harus memiliki dana kekayaan negara. Intel adalah langkah pertama.”
Intel memperingatkan: Kepemilikan Negara Membawa Risiko
Dalam pengajuan kepada regulator, Intel memperingatkan bahwa saham pemerintah dapat menimbulkan beberapa risiko:
🔹 Dampak penjualan internasional – beberapa negara mungkin melihat kepemilikan negara AS sebagai hambatan bagi bisnis.
🔹 Menghalangi mitra – mengubah hibah menjadi ekuitas bisa mendiskourasi mitra pemerintah lainnya.
🔹 Pengenceran pemegang saham – saham diterbitkan kepada pemerintah dengan diskon, mengurangi nilai bagi investor yang ada.
Konteks Politik: Powell dan Fed
Dalam wawancara TV, Hassett juga membahas masa depan Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Trump belum memutuskan apakah akan menggantikan atau mempertahankannya saat masa jabatannya berakhir pada 2025. Menurut Hassett, tinjauan ini dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent, yang sedang mengevaluasi “sejumlah kandidat yang sangat baik.”
Hassett menggambarkan pidato Powell baru-baru ini di Jackson Hole sebagai “masuk akal,” tetapi menekankan bahwa Fed telah “terlalu lambat untuk bertindak.”
Apa Selanjutnya: AI, Kripto, Energi?
Intel tetap satu-satunya perusahaan sejauh ini yang menerima modal negara. Namun analis memperingatkan bahwa jika model ini meluas, perusahaan di sektor lain bisa menghadapi tekanan serupa:
🔹 Kecerdasan buatan
🔹 Infrastruktur kripto
🔹 Energi
Administrasi Trump membuka pintu untuk transformasi besar dalam kapitalisme Amerika — investasi federal di perusahaan swasta.
Satu hal yang pasti: pemerintah AS sekarang adalah pemegang saham di salah satu produsen chip terbesar di dunia. Dan Trump telah menjelaskan: dia menginginkan lebih banyak.
\u003ct-158/\u003e, \u003ct-160/\u003e, \u003ct-162/\u003e, \u003ct-164/\u003e, \u003ct-166/\u003e
Tetap satu langkah lebih maju – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang segala hal penting di dunia cryptocurrency!
Pemberitahuan:
,,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini dimaksudkan hanya untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apa pun. Konten halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami memperingatkan bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency bisa berisiko dan dapat menyebabkan kerugian finansial.“

