Pemerintah UAE sekarang memegang 6.333 Bitcoin senilai sekitar $700 juta, menjadikannya salah satu negara yang secara langsung mengakumulasi BTC melalui penambangan, bukan penyitaan atau pembelian pasar. Arkham Intelligence mengaitkan kepemilikan tersebut dengan Citadel Mining, sebuah operasi yang dikendalikan negara yang didukung oleh keluarga kerajaan Abu Dhabi.

Fasilitas seluas 80.000 m di Pulau Al Reem telah menambang sekitar 9.300 BTC, dengan sebagian besar cadangan mengalir ke dompet pemerintah. Tidak seperti AS dan Inggris, yang Bitcoin-nya berasal dari penyitaan penegak hukum, UAE telah membangun saluran yang berkelanjutan untuk menumbuhkan cadangan.

Analis melihat ini sebagai pergeseran strategis, mengubah uang minyak menjadi uang digital. Bersama dengan Bitcoin, entitas yang terkait dengan kerajaan seperti Phoenix Group juga memegang Solana dan memperluas ke dalam kripto yang lebih luas.

“Kami bertujuan untuk menggandakan kontribusi kami terhadap ekonomi nasional dari sektor digital dan menjadi pusat global untuk ekonomi digital baru, termasuk AI, Web3, dan aplikasi blockchain.”

— Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Pangeran Mahkota Dubai (2023)

“Dubai akan menjadi ibu kota ekonomi Web3 dan Metaverse. Kami berkomitmen untuk menciptakan kerangka regulasi dan ekosistem yang paling maju untuk menarik inovator dan bisnis di bidang ini.”

— Helal Saeed Almarri, Direktur Jenderal Departemen Ekonomi dan Pariwisata Dubai (2023)

“Cryptocurrency dan aset adalah bagian kunci dari rencana kami untuk memposisikan Dubai sebagai ekonomi yang berorientasi masa depan. Regulasi, bukan pembatasan, adalah pendekatan kami.”

— Pernyataan resmi dari Otoritas Regulasi Aset Virtual Dubai (VARA)

UAE yang Semakin Meningkat

#UAEcrypto #BitcoinMining #DubaiBlockchain #CryptoAdoption #DigitalTransformation

Suka, Bagikan & Ikuti untuk lebih banyak lagi!