Bank sentral India mungkin telah mengakhiri siklus pelonggarannya, menurut laporan ekonom Asia Capital Economics, Shivaan Tandon. Menurut Jin10, Tandon mencatat bahwa perjanjian perdagangan bilateral baru-baru ini, yang secara signifikan mengurangi tarif pada ekspor India ke AS, telah meningkatkan prospek pertumbuhan ekonomi India secara moderat. Perkembangan ini kemungkinan merupakan alasan kunci untuk keputusan bank sentral untuk menghentikan pelonggaran kebijakan lebih lanjut. Selain itu, kenaikan harga logam berharga baru-baru ini telah membuat bank sentral meningkatkan ekspektasi inflasinya. Tandon percaya bahwa mengingat prospek ekonomi yang membaik dan inflasi yang cenderung menuju target jangka menengah 4%, ambang batas untuk melanjutkan pemotongan suku bunga sekarang cukup tinggi.
