Baru saja, Ethereum mengalami fluktuasi tajam sekitar 120 poin dalam 15 menit, kemungkinan besar disebabkan oleh aksi deleveraging besar-besaran oleh institusi di pasar, yang ditambah dengan suasana panik di seluruh pasar, memicu reaksi berantai.
1. Alasan inti: Deleveraging besar-besaran institusi yang menjatuhkan harga.
· Peristiwa utama: Sebuah institusi bernama "Trend Research" sedang melakukan deleveraging besar-besaran di blockchain, mentransfer sekitar 332.000 ETH (senilai sekitar 700 juta dolar) ke bursa seperti Binance dan menjualnya untuk membayar utang mereka di protokol pinjaman Aave.
· Dampak pasar: Penjualan besar ini akan langsung menguji kedalaman likuiditas bursa, menyebabkan penurunan harga tajam dalam jangka pendek. Sementara itu, institusi tersebut masih memiliki banyak posisi jaminan di Aave, dengan rentang harga likuidasi di sekitar $1,5xx - $1,8xx, dan pasar khawatir penurunan harga lebih lanjut dapat memicu likuidasi otomatis, menciptakan tekanan jual yang lebih besar.
2. Latar Belakang Pasar: Ketakutan ekstrem dan sentimen negatif
· Sentimen Pasar: Indeks “Ketakutan dan Keserakahan” pasar saat ini berada di 14 (ketakutan ekstrem), dengan sentimen keseluruhan sangat pesimis.
· Sinyal Teknologi: Banyak indikator teknis (seperti rata-rata bergerak, RSI, dll.) menunjukkan bahwa pasar berada dalam kondisi “jual kuat”.
3. Risiko Terkait: Paparan risiko sistemik di on-chain
· Likuidasi Berantai: Hanya dalam seminggu terakhir, skala likuidasi protokol Aave sendiri telah melebihi $450 juta. Ketika banyak posisi dengan leverage tinggi menghadapi risiko likuidasi di rentang harga yang berdekatan, mudah untuk membentuk efek domino “kamu lari, aku juga lari”, dengan tekanan jual terpusat dilepaskan.
· Struktur Pasar: Transparansi DeFi (keuangan terdesentralisasi) membuat semua garis likuidasi besar terlihat publik, yang justru dapat menarik short selling yang ditargetkan, memperburuk volatilitas.
Mekanisme terjadinya pergerakan “penembakan ke bawah”
Kejadian “penembakan ke atas dan ke bawah” ini kemungkinan besar adalah hasil dari kombinasi faktor-faktor di atas:
1. Penjualan Aktif: Institusi melakukan penjualan besar-besaran untuk mengurangi leverage, yang menyebabkan harga turun dengan cepat.
2. Memicu Likuidasi Kuat: Harga yang tiba-tiba jatuh menyentuh garis likuidasi paksa dari banyak kontrak dengan leverage tinggi lainnya.
3. Likuidasi Berantai: Robot likuidasi di bursa atau protokol DeFi akan menjual aset jaminan dengan harga pasar untuk menyelesaikan likuidasi, menyebabkan harga turun lebih lanjut dalam beberapa menit (penembakan ke bawah).
4. Pembentukan Rebound: Ketika harga jatuh ke tingkat yang didukung oleh pembeli yang cukup, akan ada rebound kuat (penembakan ke atas), yang mungkin berasal dari dana yang mencoba membeli di dasar, penyelesaian keuntungan oleh posisi short, atau periode vakum setelah likuidasi sementara selesai.
Secara keseluruhan, fluktuasi mendadak kali ini bukanlah kejadian tunggal, melainkan hasil dari tekanan makro, institusi yang secara aktif mengurangi leverage, kepanikan pasar, dan resonansi kerentanan sistem leverage on-chain.
Apa yang perlu diperhatikan ke depan
Jika harga terus berkisar di level rendah saat ini atau turun, perlu memperhatikan risiko berikut:
· Tekanan Likuidasi On-Chain: Perhatikan faktor kesehatan dan garis likuidasi dari pemain besar di protokol pinjaman utama seperti Aave. Jika harga ETH semakin mendekati rentang likuidasi umum $1,500 - $1,800, ini dapat memicu putaran baru penjualan pasif.
· Likuiditas Bursa: Transfer dan penjualan terus-menerus oleh paus akan menguras kedalaman buku pesanan bursa, menyebabkan transaksi dengan skala yang sama di masa depan mungkin menyebabkan slippage dan volatilitas yang lebih parah.
Singkatnya, ini adalah pelepasan risiko terpusat pasar dalam lingkungan tekanan tinggi. Pergerakan harga ETH ke depan akan sangat bergantung pada apakah jenis leverage on-chain ini dapat dibersihkan secara teratur dan menyeluruh.