Agensi Berita Tasnim Iran melaporkan pada hari Kamis, 5 Oktober, bahwa Korps Pengawal Revolusi Iran menyita dua tanker minyak dekat Pulau Farsi di Teluk Persia, yang dicurigai menyelundupkan bahan bakar. Menurut Ming Pao, lebih dari satu juta liter bahan bakar disita dari kapal-kapal tersebut, dan 15 anggota awak asing ditahan dan diserahkan kepada otoritas yudikatif. Laporan tersebut tidak mengungkapkan kebangsaan kapal atau anggota awak yang ditahan. Angkatan laut Pengawal Revolusi telah meningkatkan upaya melawan penyelundupan melalui pengintaian, intersepsi, dan operasi intelijen dalam beberapa bulan terakhir. Reuters mencatat bahwa harga eceran bahan bakar yang rendah di Iran membuat penyelundupan sangat menguntungkan.