Obligasi pemerintah Inggris, yang dikenal sebagai gilts, mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya tekanan politik pada Perdana Menteri Keir Starmer. Bloomberg memposting di X bahwa pengunduran diri kepala staf Starmer telah menambah tantangan yang dihadapi Perdana Menteri. Kepergian ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas kepemimpinan Starmer dan dampaknya terhadap pasar keuangan.
Pengunduran diri tersebut datang pada waktu yang kritis bagi Starmer, yang sedang menavigasi dinamika politik yang kompleks dan ketidakpastian ekonomi. Para analis menyarankan bahwa gejolak politik dapat mempengaruhi sentimen investor dan mempengaruhi kinerja gilts Inggris.
Pengamat pasar sedang memantau situasi ini dengan cermat, karena perubahan kepemimpinan mungkin memiliki implikasi yang lebih luas untuk kebijakan ekonomi dan stabilitas keuangan Inggris. Pengunduran diri tersebut telah memicu diskusi tentang arah masa depan pemerintahan Starmer dan kemampuannya untuk menangani isu-isu mendesak.
Seiring perkembangan situasi, pasar keuangan diharapkan akan bereaksi terhadap setiap perkembangan dalam lanskap politik, dengan para investor menjaga perhatian pada kemungkinan perubahan dalam strategi dan kebijakan pemerintah.
