Meksiko telah menghentikan semua pengiriman minyak ke Kuba, menandai bulan pertama dalam satu dekade bahwa negara pulau tersebut tidak menerima impor minyak. Bloomberg memposting di X, menyoroti dampak signifikan yang ditimbulkan oleh keputusan ini terhadap Kuba, yang sudah menghadapi kekurangan bahan bakar yang parah. Penghentian pasokan minyak dari Meksiko menambah tantangan yang dihadapi Kuba dalam mempertahankan kebutuhan energi.

Keputusan ini diambil di tengah perjuangan terus-menerus Kuba untuk mengamankan sumber daya bahan bakar, yang memperburuk krisis energi negara tersebut. Kekurangan impor minyak diperkirakan akan memiliki dampak luas pada berbagai sektor, termasuk transportasi dan industri, semakin membebani ekonomi pulau ini.

Kuba telah bergantung pada impor minyak untuk memenuhi permintaan energinya, dan ketiadaan pengiriman dari Meksiko dapat menyebabkan kesulitan yang meningkat dalam mempertahankan layanan penting. Situasi ini menyoroti kerentanan infrastruktur energi Kuba dan implikasi yang lebih luas bagi stabilitas ekonominya.

Saat Kuba menjalani periode yang menantang ini, penghentian pengiriman minyak dari Meksiko menjadi pengingat akan kompleksitas yang terlibat dalam perdagangan energi internasional dan potensi dampak bagi negara-negara yang bergantung pada sumber daya eksternal.