Regulator AS telah menolak untuk menyetujui terapi gen yang dikembangkan oleh Regenxbio yang dimaksudkan untuk mengobati penyakit langka yang menyebabkan kerusakan otak pada anak laki-laki. Bloomberg memposting di X, menyoroti keputusan ini sebagai indikatif dari pendekatan ketat pemerintahan Trump terhadap persetujuan obat untuk kondisi langka. Penolakan ini menekankan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan farmasi dalam mendapatkan persetujuan untuk pengobatan yang menargetkan penyakit yang tidak umum.