Yuan telah naik ke titik tertingginya sejak Mei 2023 menyusul laporan bahwa China telah menginstruksikan bank untuk mengurangi kepemilikan mereka atas Surat Utang AS. Bloomberg memposting di X, menyoroti dampak langkah strategis China terhadap pasar mata uang. Perkembangan ini datang saat China berusaha mengelola cadangan valuta asingnya dan mempengaruhi nilai yuan. Keputusan untuk membatasi kepemilikan Surat Utang AS dipandang sebagai langkah untuk menstabilkan yuan dan memperkuat posisinya di pasar global. Analis menyarankan bahwa langkah ini dapat memiliki implikasi signifikan bagi perdagangan internasional dan hubungan keuangan antara China dan Amerika Serikat. Apresiasi yuan mencerminkan upaya berkelanjutan China untuk menegaskan kendali yang lebih besar atas kebijakan ekonominya dan penilaian mata uang.