Dalam periode saat ini, pasar sedang mengalami pendanaan negatif, yang berarti mempertahankan posisi LONG akan mendapatkan tambahan dana.

Contoh:

Sedang memegang 50,000 WLFI spot, harga sekitar 0.1

Total nilai setara 5,000$

Alih-alih mempertahankan spot, dapat menjual 50,000 WLFI tersebut dan menggunakan 5,000$ untuk membuka posisi LONG WLFI di GRVT dengan ukuran yang setara.

Ketika beralih ke futures:

Masih mempertahankan bias yang sama untuk kenaikan harga WLFI.

Modal 5,000$ yang ada di GRVT mendapatkan suku bunga sekitar ~10%/tahun.

Jika pendanaan terus negatif ⇒ posisi LONG akan mendapatkan tambahan pendanaan.

Saat yang sama, juga mengumpulkan poin SS2 untuk menerima airdrop saat GRVT TGE.

Perlu diperhatikan:

Pendanaan berubah sesuai dengan setiap siklus, tidak tetap.

Angka annualized sangat tinggi (misalnya ~250%/tahun saat ini untuk WLFI) hanya mencerminkan titik waktu saat ini.

Jika di kemudian hari pendanaan berbalik positif, maka suku bunga ~10%/tahun masih akan membantu menutupi biaya pendanaan.

Singkatnya, ini adalah cara untuk beralih dari spot ke synthetic long untuk meningkatkan efisiensi modal, karena tetap mempertahankan arah harga namun dengan tambahan:

Pendanaan

Suku bunga aset

Poin airdrop

Sebagai imbalannya, futures memiliki risiko likuidasi, jadi perlu:

Menggunakan leverage rendah.

Mempertahankan margin yang cukup untuk menghindari posisi terhapus, sebaiknya volume futures = modal spot.

Catatan:

Ini adalah model referensi yang sedang saya terapkan dan saya bagikan kembali agar teman-teman memiliki sudut pandang tambahan, bukan merupakan nasihat keuangan.

Meskipun pengaturan ini dianggap memiliki risiko relatif rendah jika posisi dikelola dengan benar, tetapi pendanaan, suku bunga, dan kondisi pasar semuanya dapat berubah, futures selalu memiliki risiko likuidasi. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mengalihkan seluruh aset spot ke futures.