Meta, TikTok, dan Snap akan menjalani persidangan setelah keputusan yang menolak upaya mereka untuk menghindari proses hukum. Bloomberg mengumumkan di X bahwa distrik sekolah publik di seluruh Amerika Serikat telah mengajukan klaim terhadap perusahaan media sosial ini. Distrik tersebut mengklaim bahwa platform-platform tersebut telah berkontribusi pada krisis kesehatan mental di kalangan siswa.

Gugatan tersebut berargumen bahwa perusahaan-perusahaan telah merancang platform mereka agar adiktif, yang menyebabkan peningkatan kecemasan, depresi, dan masalah kesehatan mental lainnya di kalangan pengguna muda. Distrik sekolah tersebut meminta pertanggungjawaban dan solusi untuk dampak terhadap siswa.

Keputusan untuk melanjutkan percobaan ini menandai langkah signifikan dalam mengatasi kekhawatiran tentang pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Perusahaan-perusahaan tersebut sebelumnya telah menghadapi kritik atas algoritma dan praktik moderasi konten mereka.

Meta, TikTok, dan Snap belum memberikan komentar tentang perkembangan terbaru. Percobaan ini diharapkan dapat membawa perhatian lebih lanjut pada peran media sosial dalam membentuk kesejahteraan mental anak muda.

Kasus ini menyoroti perdebatan yang sedang berlangsung tentang tanggung jawab perusahaan teknologi dalam melindungi kesehatan mental pengguna mereka, terutama anak di bawah umur. Seiring berjalannya percobaan ini, mungkin akan menetapkan preseden tentang bagaimana platform media sosial dimintai pertanggungjawaban atas dampaknya terhadap masyarakat.