Kepemilikan Tiongkok atas Surat Utang AS telah menurun ke titik terendah sejak krisis keuangan 2008, menurut data terbaru. Crypto Rover memposting di X, menyoroti penurunan signifikan dalam investasi Tiongkok di utang pemerintah AS. Penurunan ini mencerminkan ketegangan ekonomi yang terus berlanjut dan pergeseran dalam strategi keuangan global. Analis menyarankan bahwa pengurangan kepemilikan Surat Utang AS dapat dipengaruhi oleh upaya Tiongkok untuk mendiversifikasi cadangan devisa dan mengurangi ketergantungan pada aset AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Langkah ini mungkin juga merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat posisi ekonomi Tiongkok secara global. Penurunan kepemilikan ini dianggap sebagai indikator kritis dari perubahan dinamika dalam keuangan internasional, dengan implikasi potensial untuk hubungan AS-Tiongkok dan pasar global.