Konsep mengenakan pajak pada triliuner telah menjadi topik yang menarik perhatian yang signifikan seiring dengan konsentrasi kekayaan yang mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bloomberg memposting di X, menyoroti tantangan dan strategi potensial untuk menerapkan pajak yang efektif pada orang-orang super kaya.
Seiring dengan terkumpulnya kekayaan di antara sekelompok kecil individu, pemerintah menghadapi tekanan yang semakin meningkat untuk menangani ketidaksetaraan pendapatan melalui pajak. Para ahli menyarankan bahwa pendekatan menyeluruh diperlukan, melibatkan kerjasama internasional dan kebijakan pajak yang inovatif.
Salah satu metode yang diusulkan adalah penerapan tarif pajak minimum global, yang bertujuan untuk mencegah penghindaran pajak dengan memastikan bahwa orang kaya membayar bagian yang adil terlepas dari negara tempat tinggal mereka. Selain itu, pajak kekayaan yang menargetkan aset daripada pendapatan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang status keuangan individu.
Namun, langkah-langkah ini menghadapi hambatan signifikan, termasuk perlawanan politik dan kompleksitas dalam menilai aset non-likuid. Para kritikus berpendapat bahwa tanpa desain yang hati-hati, pajak semacam itu dapat menyebabkan pelarian modal atau mengurangi investasi.
Meskipun tantangan ini, perdebatan terus berlanjut saat para pembuat kebijakan berusaha menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keadilan sosial. Diskusi tentang pajak terhadap triliuner menyoroti percakapan yang lebih luas tentang distribusi kekayaan dan peran perpajakan dalam ekonomi modern.
