Kenya telah memulangkan 27 warganya yang direkrut untuk berperang untuk Rusia melawan Ukraina, menurut pemerintah. Bloomberg memposting di X bahwa langkah ini diambil di tengah seruan dari keluarga 17 pria Afrika Selatan yang terlibat dalam konflik, mendesak Presiden Cyril Ramaphosa untuk mengambil tindakan agar mereka bisa kembali ke rumah. Situasi ini menyoroti keterlibatan warga negara Afrika dalam perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung dan upaya pemerintah mereka untuk memastikan kembalinya mereka dengan selamat.