Usaha untuk mengurangi kecepatan dan mengurangi kematian akibat lalu lintas semakin mendapat perhatian, namun penerapan yang luas tetap terbatas. Bloomberg memposting di X, menyoroti efektivitas berbagai strategi anti-kecepatan yang telah berhasil di beberapa daerah. Langkah-langkah ini termasuk kamera kecepatan, peningkatan denda, dan kampanye kesadaran publik, semuanya dirancang untuk mencegah perilaku mengemudi yang berbahaya.

Meskipun keberhasilan mereka dalam mengurangi kecelakaan dan menyelamatkan nyawa telah terbukti, taktik ini tidak diadopsi secara universal. Para ahli berpendapat bahwa penerapan yang lebih luas dapat secara signifikan mengurangi jumlah kematian terkait lalu lintas. Namun, tantangan seperti pendanaan, kemauan politik, dan penolakan publik sering kali menghambat adopsi mereka secara luas.

Pengacara keselamatan jalan menekankan pentingnya memprioritaskan langkah-langkah ini untuk melindungi nyawa. Mereka menyerukan peningkatan investasi dan perubahan kebijakan untuk memfasilitasi penggunaan taktik anti-kecepatan yang lebih luas. Seiring diskusi berlanjut, harapannya adalah bahwa lebih banyak wilayah akan mengenali manfaatnya dan mengambil tindakan untuk menerapkan strategi penyelamat hidup ini.