Tingkat wanprestasi pada pinjaman, termasuk hipotek dan kartu kredit, telah meningkat menjadi 4,8% dari total utang rumah tangga AS yang belum dibayar pada kuartal keempat. Bloomberg mengunggah di X, ini menandai tingkat tertinggi sejak 2017, terutama disebabkan oleh meningkatnya gagal bayar di antara peminjam berpenghasilan rendah dan peminjam muda. Kenaikan tingkat wanprestasi menyoroti tantangan keuangan yang dihadapi oleh kelompok-kelompok ini, karena mereka berjuang untuk memenuhi kewajiban utang mereka di tengah tekanan ekonomi. Tren ini sedang dipantau secara ketat oleh analis keuangan dan pembuat kebijakan, karena dapat memiliki implikasi yang lebih luas bagi ekonomi AS.
