Dalam komunitas investasi mata uang kripto, ketakutan tentang kemungkinan komputer kuantum "menghapus" dompet Bitcoin telah ada sejak lama. Namun, laporan mendalam baru-baru ini dari CoinShares telah memberikan pandangan yang lebih realistis dan optimis. Begitulah, untuk memahami apakah aset Anda benar-benar dalam bahaya atau tidak, Anda perlu memecahkan angka dan kondisi teknologi saat ini.
Jarak yang sangat besar dalam kekuatan komputasi
Banyak orang salah mengira bahwa begitu komputer kuantum lahir, Bitcoin akan runtuh. Namun kenyataannya jauh lebih kompleks. Untuk memecahkan algoritma kriptografi Bitcoin dalam waktu yang cukup singkat untuk melakukan serangan, penjahat memerlukan sistem dengan kekuatan mencapai jutaan qubit.
Cerita adalah seperti itu, mari kita lihat kenyataannya: komputer kuantum terdepan saat ini dari perusahaan teknologi besar baru mencapai lebih dari 100 qubit. Menurut estimasi para ahli, kita masih jauh dari batas "berbahaya" setidaknya 10 hingga 20 tahun lagi untuk berkembang. Ini berarti Bitcoin masih berada dalam zona aman mutlak sebelum serangan dari masa depan. $BTC

Mengidentifikasi 10.200 BTC di "zona merah"
Penelitian CoinShares menunjukkan bahwa, jika serangan kuantum terjadi dalam skala awal, hanya sekitar 10.200 BTC yang benar-benar berisiko. Ini adalah jumlah Bitcoin yang berada di dompet awal, di mana alamat dompet secara tidak sengaja mengungkap kunci publik secara permanen di blockchain.
Dibandingkan dengan total pasokan 21 juta, angka ini sebenarnya sangat kecil dan tidak cukup untuk menyebabkan krisis keuangan bagi jaringan. Cerita adalah seperti itu, sebagian besar Bitcoin modern disimpan dalam struktur alamat baru, di mana kunci publik hanya diungkapkan saat transaksi dilakukan, menambah lapisan keamanan yang sangat tebal sebelum setiap komputer super.
Bitcoin tidak diam untuk menerima serangan
Satu poin penting yang sering diabaikan adalah fleksibilitas Bitcoin. Bitcoin adalah perangkat lunak, dan perangkat lunak dapat diperbarui. Cerita adalah seperti itu, komunitas pengembang Bitcoin (Bitcoin Core) telah dan sedang meneliti algoritma tanda tangan anti-kuantum (Post-Quantum Cryptography).
Ketika ancaman menjadi semakin jelas, sebuah pembaruan (soft fork atau hard fork) akan diterapkan untuk melindungi seluruh jaringan. Waktu 10 tahun sudah cukup untuk ekosistem beralih ke standar keamanan baru. #Colecolen
