$BEAT Banyak pemula yang baru mencoba kontrak, alasan likuidasi seringkali bukan karena pasar terlalu liar, tetapi karena bermain kontrak dengan pola pikir spot.

Kontrak dapat memperbesar keuntungan, namun risikonya juga akan meningkat secara eksponensial, berikut adalah beberapa jebakan yang hampir pasti akan dijumpai pemula.

Pertama, menganggap kontrak sebagai spot. Misalnya, jika memiliki 10 ribu U, langsung membuka posisi 100 ribu U, terlihat menggoda, namun sebenarnya sangat berbahaya.

Jika pasar bergerak sedikit saja 2%, modal bisa hilang dua puluh persen. Kontrak berjangka pada dasarnya adalah manajemen risiko, bukan perjudian arah. Trader berpengalaman biasanya tidak membuka posisi lebih dari 5% dari total akun.

Kedua, menggunakan leverage yang terlalu tinggi. Banyak orang hanya melihat efek penggandaan dari leverage, tetapi mengabaikan bahayanya. Dengan leverage 100 kali,

pergerakan harga 1% bisa membuat posisi dilikuidasi. Lonjakan harga sering terjadi saat likuiditas rendah, ketika pasar baru pulih, posisi sudah hilang. Leverage di atas 20 kali, berarti bertaruh pada pergerakan pasar yang instan.

Ketiga, bertahan pada posisi yang merugikan. Perbedaan terbesar antara kontrak dan spot adalah mekanisme likuidasi. Spot bisa menunggu perlahan, tetapi kontrak tidak bisa.

Jika harga turun dan masih bertahan, itu sama saja dengan bertarung langsung dengan modal dan pasar. Sejarah menunjukkan, bertahan pada posisi biasanya tidak mendapatkan rebound, hanya akan mengalami likuidasi.

Keempat, menambah posisi melawan arah untuk meratakan biaya. Ini mungkin dapat diterima dalam spot, tetapi dalam kontrak justru mempercepat kehancuran. Jika arah salah,

menambah posisi hanya akan memperbesar risiko. Strategi Martingale terlihat cerdas, tetapi satu pergerakan sepihak bisa membuat akun kosong.

Kelima, mengabaikan biaya pendanaan. Memegang posisi dalam kontrak berjangka memiliki biaya, dan biaya pendanaan akan terus menggerogoti modal.

Banyak pemula yang memegang posisi dalam jangka panjang tanpa menghitung biaya, hasilnya keuntungan tidak datang, uang malah terpotong habis.

Keenam, trading berdasarkan emosi dan tidak mereview.

Berdagang berdasarkan perasaan, tidak meringkas pengalaman, kesalahan diulang-ulang.

Memberikan tiga saran kepada pemula: mulai dengan leverage rendah 3 - 5 kali; sebelum membuka posisi wajib menetapkan stop loss; kontrol posisi secara ketat, hitung posisi maksimum berdasarkan "modal × 2% ÷ jumlah leverage". Bertahan hidup adalah kunci untuk mendapatkan kesempatan menghasilkan uang.