Pasar cryptocurrency pada awal 2026 telah mencapai persimpangan struktural yang besar. Setelah Bitcoin ($BTC) mencapai rekor tertinggi yang mencengangkan sebesar $126,000 pada Oktober 2025, narasi telah beralih dari "bulan tanpa batas" ke "krisis likuiditas" yang keras. Per Februari 2026, Bitcoin berjuang untuk mempertahankan level dukungan $70,000, meninggalkan banyak investor bertanya: Apa yang terjadi?
Jawabannya terletak dengan jelas di Washington D.C., khususnya dengan pencalonan Kevin Warsh untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve pada Mei 2026.
"Burung Elang Warsh" dan Akhir Uang Murah
Kevin Warsh adalah nama yang mengirimkan getaran melalui kelas aset "risk-on". Dikenal karena kritik historisnya terhadap Pelonggaran Kuantitatif (QE), kepemimpinan Warsh yang akan datang menunjukkan Fed yang lebih tertarik pada stabilitas harga daripada mendukung reli pasar.
Sementara pemerintahan Trump tetap secara terbuka pro-crypto, alat utama Fed—neraca keuangan—sedang digunakan untuk memperketat kondisi keuangan.
📉 Pengetatan Kuantitatif (QT): Pembunuh Senyap Crypto
Untuk memahami siklus 2026, Anda harus memahami Pengetatan Kuantitatif (QT).
Apa itu: The Fed mengecilkan neraca keuangannya dengan membiarkan obligasi jatuh tempo tanpa menggantinya, secara efektif "menyedot" dolar dari sistem perbankan.
Dampak Crypto: Crypto adalah proksi likuiditas yang utama. Ketika ada lebih sedikit dolar yang beredar dalam sistem keuangan, selera spekulatif menghilang. Pada awal 2026, kami melihat "Rekor Kekalahan Terpanjang" sejak 2018 karena pasokan dolar global menyusut.
🧪 Pengurangan Risiko Institusional: Paradoks ETF
Menariknya, ETF Spot Bitcoin yang memicu reli 2025 sekarang memperburuk sisi bawah. Pada akhir 2025 dan awal 2026, kami melihat lebih dari $5,7 miliar keluar dari dana ini.
Penjualan Paksa: Saat portofolio institusi disusun ulang untuk lingkungan "Suku Bunga Tinggi untuk Lebih Lama" di bawah rezim Fed yang baru, mereka membuang kepemilikan "volatile" terlebih dahulu.
Kesenjangan Likuiditas: Karena pasar "tipis" (kedalaman rendah), keluarnya miliaran dolar ini menyebabkan jatuhnya harga yang jauh lebih dalam daripada yang terjadi dalam lingkungan likuiditas tinggi.
🛡️ Cara Bertahan di Perubahan 2026
Perhatikan DXY (Indeks Dolar AS): Jika Dolar menguat di bawah nada hawkish Warsh, harapkan crypto tetap berada di bawah tekanan.
Fokus pada "Utilitas" Selain "Hype": Sementara pasar luas menurun, sektor-sektor seperti DePIN (Infrastruktur Terdesentralisasi) dan RWA (Aset Dunia Nyata) menunjukkan ketahanan karena mereka menghasilkan hasil dunia nyata, bukan hanya harapan spekulatif.
Level $58.000: Analis teknis memperhatikan rata-rata bergerak 200 minggu sebagai "lantai yang harus dipertahankan" jika krisis likuiditas memburuk.
Bottom Line: Siklus 2026 bukanlah "spiral kematian"—ini adalah Reset Likuiditas. Era "uang gratis" digantikan oleh pasar "survival of the fittest". Tetap likuid, tetap sabar, dan berhenti mengejar candle hijau dalam lingkungan makro yang ketat.
\u003ct-76/\u003e\u003ct-77/\u003e\u003ct-78/\u003e \u003ct-80/\u003e\u003ct-81/\u003e