Permintaan emas Tiongkok tetap kuat di awal tahun, dengan aliran masuk ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa emas mencapai rekor tertinggi untuk bulan Januari, menurut Dewan Emas Dunia.

Dalam Tinjauan Bulanan Pasar Emas Tiongkok, Dewan Emas Dunia menyatakan bahwa ETF emas Tiongkok mencatat aliran masuk bersih sebesar 44 miliar yuan ($6,2 miliar), setara dengan 38 ton metrik, pada bulan Januari, menandai aliran masuk Januari tertinggi yang pernah ada. Baik total aset yang dikelola maupun total kepemilikan ETF emas mencapai puncak tertinggi sepanjang masa.

Permintaan fisik dan pengisian kembali festival mendukung pasar

Permintaan fisik hulu juga tetap tangguh. Total penarikan emas dari Bursa Emas Shanghai mencapai 126 ton pada bulan Januari, naik 1 ton dari tahun ke tahun dan 11 ton dari bulan ke bulan.

Dewan Emas Dunia mengaitkan kekuatan ini dengan penjualan batangan emas yang kuat dan peningkatan pengisian kembali inventaris oleh pengecer perhiasan menjelang Festival Musim Semi, periode yang biasanya mendorong permintaan musiman.

Pembelian bank sentral terus berlanjut

Di sisi sektor resmi, Bank Rakyat Tiongkok terus menambah emas ke cadangannya pada tahun 2026. Bank sentral meningkatkan kepemilikannya sebesar 1,2 ton pada bulan Januari, membawa total cadangan emas menjadi 2.308 ton.

Emas kini menyumbang 9,6% dari total cadangan devisa Tiongkok, menegaskan upaya diversifikasi yang terus berlanjut di tengah ketidakpastian makro global.

Implikasi bagi investor

Rekor aliran ETF menunjukkan permintaan investor yang kuat untuk emas di Tiongkok, mencerminkan kombinasi permintaan sebagai tempat aman, pembelian musiman, dan akumulasi berkelanjutan oleh bank sentral. Data tersebut memperkuat peran emas sebagai aset defensif inti bagi investor ritel dan institusi di awal tahun.