Individu yang menangani urusan pajak dari orang tercinta yang telah meninggal dapat mengambil langkah-langkah tertentu untuk menghindari keterlambatan yang berkepanjangan dalam menerima pengembalian pajak. Wall Street Journal (Pasar) diposting di X, menyoroti pentingnya memahami prosedur yang diperlukan untuk memastikan proses yang lancar.
Pertama-tama, sangat penting untuk mengajukan pengembalian pajak akhir untuk almarhum dengan cepat. Ini melibatkan pengumpulan semua dokumen yang relevan, seperti laporan pendapatan dan pengembalian pajak sebelumnya, untuk menyelesaikan pengajuan dengan akurat. Selain itu, memperoleh salinan resmi akta kematian sangat penting, karena harus diserahkan bersama dengan pengembalian pajak.
Langkah penting lainnya adalah memastikan bahwa pengembalian pajak ditandatangani oleh eksekutor atau orang yang bertanggung jawab mengelola harta peninggalan almarhum. Tanda tangan ini diperlukan untuk memvalidasi pengajuan dan mengesahkan setiap pengembalian yang berhak.
Selain itu, jika almarhum menikah, pasangan yang masih hidup mungkin perlu mengajukan pengembalian bersama, yang dapat menyederhanakan proses dan berpotensi mempercepat pengembalian.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, individu dapat membantu meminimalkan keterlambatan dan memastikan bahwa setiap pengembalian pajak yang terutang kepada orang tercinta yang telah meninggal diproses dengan efisien.
